Sandiaga Uno Pastikan MotoGP Mandalika Tetap Berlangsung

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, memastikan ajang MotoGP 2022 tetap akan digelar di Sirkuit Internasional Mandalika pada Maret nanti.
SHARE
Sandiaga Uno Pastikan MotoGP Mandalika Tetap Berlangsung
SOLOPOS.COM - Menparekraf Sandiaga Uno memastikan MotoGP Mandalika tetap digelar. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan ajang MotoGP di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Maret nanti tetap berlangsung.

Sandiaga mengatakan tidak ada perlakuan khusus terhadap pembalap, kru, maupun ofisial yang akan berpartisipasi di gelaran balap motor paling bergengsi di dunia itu. Seluruh orang dari luar negeri menjalankan pola travel bubble, sehingga tidak akan terpisah dari rombongan dengan aktivitas terbatas.

PromosiOrang Solo Suka Belanja Gadget di Tokopedia, Seller Untung 2 Kali Lipat

“Jadi kami sudah menyampaikan bahwa the show must go on dengan menyiapkan travel bubble yang merupakan best practice yang selama ini dilakukan terhadap kru dan pembalap pada acara serupa sebelumnya,” kata Sandiaga seperti dikutip Antara, Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Jokowi Izinkan MotoGP Mandalika Disaksikan 100.000 Penonton

Hal itu telah diuji coba dalam persiapan perhelatan G20 di Bali dan Jakarta pada Desember 2021 lalu, serta gelaran World Superbike (WSBK) 2021 lalu. Bahkan, persiapan penerapan protokol kesehatan (prokes) perjalanan antarnegara itu akan ditingkatkan agar tidak memicu potensi kasus persebaran Covid-19 baru yang diakibatkan varian Omicron.

“Ini arahan dari Presiden (Joko Widodo) juga. Saya yakin semua pihak bergandengan tangan untuk menyiapkan dan memastikan bahwa MotoGP ini sinyal kepada dunia tentang kesiapan kita untuk menyelenggarakan event internasional, seperti G20 dan konferensi internasional lainnya,” kata Sandiaga.

Ancam Batal

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta berencana membatalkan ajang MotoGP di Mandalika jika tetap memberlakukan aturan wajib karantina bagi peserta dan kru. Terkait keberatan pihak pemegang hak komersial MotoGP (Dorna Sport) terhadap penerapan prokes ketat untuk kru, pembalap, dan ofisial, Sandiaga menuturkan, pola travel bubble ini disiapkan dengan penuh kehati-hatian dan kewaspadaan.

Baca juga: Juara Dunia WSBK: Balapan di Sirkuit Mandalika Seperti di Rumah

Menurut Sandiaga, panitia penyelenggara MotoGP lokal telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, melalui Satuan tugas (Satgas) Covid-19 berdasarkan prioritas pemerintah untuk pengendalian virus corona tersebut. Sandiaga juga mengungkapkan, pengendalian Covid-19 di Indonesia telah diapresiasi dunia sebagai salah satu yang terbaik atau best practice.

“Tentunya [prestasi pengendalian Covid-19] perlu kita jaga dan ini yang terus kita komunikasikan bahwa ada ketentuan travel bubble, yakni dalam 1×24 jam seluruh kru, pembalap dan juga ofisial akan menjalani ketentuan travel bubble mulai dari ketibaan mereka di bandara sampai di hotel setelah menjalankan tes PCR dan ini telah disesuaikan juga dengan aturan Kementerian Kesehatan,” kata Sandiaga Uno.

Berdasarkan dari pengalaman penyelenggaraan balapan World Superbike WSBK pada 2021 lalu, Sandiaga optimistis gelaran MotoGP di Mandalika akan berkontribusi signifikan untuk peningkatan ekonomi lokal dan juga nasional. Dari segi ekonomi, dia melihat ada peningkatan 20-25 persen dari geliat ekonomi setelah World Super Bike. Ia memprediksi di 2022 ajang MotoGP ini akan berdampak lebih besar minimal tiga kali lipat dari WSBK.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago