[x] close
top ear
Sandiaga Resmikan Bank Infaq untuk Cegah Rentenir, Cara Kerjanya?
  • SOLOPOS.COM
    Sandiaga Uno (Instagram-@sandiagauno)

Sandiaga Resmikan Bank Infaq untuk Cegah Rentenir, Cara Kerjanya?

Pendirian Bank Infaq itu, kata Sandi, diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dengan memberikan pinjaman tanpa dihantui dengan suku bunga yang tinggi serta rentenir. Bank Infaq sendiri merupakan program kerja sama dengan OK OCE.
Diterbitkan Jumat, 26/07/2019 - 22:30 WIB
oleh Solopos.com/Newswire,
2 mnt baca -

Solopos.com, JAKARTA -- Eks Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno masih melanjutkan program andalannya, One Kecamatan One Center of Economy (OK-OCE). Dia meresmikan program Bank Infaq yang akan dioperasikan di Masjid At Taqwa, Komplek PIK, Jl Raya Penggilingan, Jakarta Timur, Jumat (26/7/2019).

Pendirian Bank Infaq itu, kata Sandi, diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dengan memberikan pinjaman tanpa dihantui dengan suku bunga yang tinggi serta rentenir. Bank Infaq sendiri merupakan program kerja sama dengan OK OCE.

Penerima pinjaman Bank Infaq sendiri sendiri berasal dari masyarakat kecil menengah yang juga diberikan pelatihan, pendampingan, perizinan hingga mampu membuka usahanya sendiri. Nantinya Bank Infaq itu akan dikelola oleh majelis taklim ataupun pengelola masjid tanpa ada bunga.

"Ya banyak sekali ibu-ibu, emak-emak karena ya bahan bahan pokok sering melonjak tinggi. Akhir bulan itu harus berutang, dan utang itu kadang-kadang bunganya 1 persen per hari. Ya itu sangat membebani," kata Sandiaga.

Sandiaga berharap kalau Bank Infaq bisa menjadi solusi dari beratnya beban masyarakat terutama emak-emak yang harus mengatur keuangan sehari-hari. Apalagi saat ini sudah ada pinjaman berbasis online yang memberikan pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi.

Belum lagi emak-emak yang harus dihadapkan dengan rentenir apabila belum membayar utang tersebut tepat waktu. Bank Infaq dihadirkan sebagai program inovatif agar nantinya emak-emak yang ingin mengajukan pinjaman bisa tetap tenang tanpa harus memikirkan ancaman dari rentenir.

"Kalau kami [debitur] sudah enggak bisa bayar dikirim debt collector, sangar, ambil motornya, masuk ke rumah, kirim SMS, intimidasi," ujarnya.

Menurut Sandiaga, uang yang diputar oleh Bank Infaq berbasis komunitas kecil di masyarakat seperti masjid dan majelis taklim. Uang yang dihimpun nantinya akan dipinjamkan ke orang yang membutuhkan.

"Bank Infaq ini ada solusi, paling tidak berbasis komunitas masjid, perumahan, majelis taklim, dengan kemampuan untuk membantu pinjaman saudara-saudara kita yang lagi menghadapi kesulitan pinjaman berbunga, berbiaya tinggi, pinjaman rentenir, pinjaman rentenir online," kata Sandiaga.


LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini