Saluran Irigasi di Wonosari Klaten Memerah, Polisi Tunggu Hasil Lab

Polisi masih menunggu hasil laboratoriumnya untuk mengetahui apakah ada zat-zat tertentu atau zat berbahaya yang mencemari saluran irigasi itu.

Ponco Suseno
Selasa, 28 September 2021 - 10:50 WIB

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar dari grup Facebook Info Seputar Klaten terkait air saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari yang memerah di wilayah Desa Ngreden, Kamis (16/9/2021). (Istimewa)

Solopos.com, KLATEN — Satreskrim Polres Klaten masih menyelidiki memerahnya saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari.

Tindak lanjut penyelidikan kasus tersebut masih menunggu hasil laboratorium forensik di Semarang.

Demikian penjelasan Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, kepada Solopos.com, Selasa (28/9/2021).

Sebagaimana diketahui, air di saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari tiba-tiba memerah, Kamis (16/9/2021). Hal itu sempat menggemparkan warga di kawasan Ngreden dan sekitarnya.

Baca Juga: Aneh! Air Saluran Irigasi di Wonosari Klaten Mendadak Berwarna Merah

“Kami masih menunggu hasil laboratoriumnya terlebih dahulu. Soalnya dari sana akan diketahui apakah ada zat-zat tertentu atau zat berbahaya,” kata AKP Guruh Bagus Eddy Suryana.

AKP Guruh menjelaskan begitu hasil laboratorium keluar, gelar perkara akan dilakukan untuk menentukan apakah ada tindak pidana atau tidak dalam kasus memerahnya saluran irigasi tersebut.

Baca Juga: Pencemaran Sungai Bengawan Solo, DLH Sukoharjo: Limbah Ciu Selalu Jadi Kambing Hitam!

Selain menunggu hasil laboratorium forensik, lanjut AKP Guruh, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi. Hal tersebut termasuk dua orang yang diduga mencuci bahan/kain di saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari.

“Dari beberapa saksi [enam saksi] termasuk yang mencuci kain dan mobil di sana. Ada dua orang. Menurut pengakuan yang mencuci kain itu sudah melakukan kegiatan serupa [di waktu sebelumnya],” katanya.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif