Salatiga Kebagian 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Vaksinasi Kedua

Salatiga mulai melakukan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac tahap kedua, namun pemkot baru mendapat jatah 5.000 dosis vaksin Covid-19 jenis Sinovac.
SHARE
Salatiga Kebagian 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Vaksinasi Kedua
SOLOPOS.COM - Petugas medis menyiapkan vaksin Sinovac. (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SEMARANG — Kota Salatiga, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac tahap kedua. Namun, Pemerintah Kota Salatiga baru mendapat jatah 5.000 dosis vaksin Covid-19 jenis Sinovac untuk vaksinasi tahap kedua itu.

Vaksinasi tahap kedua yang itu diperuntukkan Pemkot Salatiga bagi pelayan publik, termasuk dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga, Siti Zuraidah, mengatakan 5.000 dosis vaksin itu sudah diambil pihaknya dari Gudang Dinkes Jateng di kawasan industri Tambakaji, Kota Semarang, Senin (22/2/2021) siang. Rencananya, vaksin itu akan mulai diberikan kepada pelayan publik mulai Selasa (23/2/2012) nanti.

Baca Juga: Pesawat CN235 Diminati Mancanegara, Ke Mana Saja Pasarnya?

“Sudah, kami sudah ambil vaksin dari Pemprov Jateng tadi siang. Ini sekarang sudah kami bagikan ke fasyankes [fasilitas pelayanan kesehatan] dan sasaran yang akan menerima,” tutur Zuraidah saat dihubungi Semarangpos.com—grup Solopos.com, Senin sore.

Zuraidah mengatakan pihaknya saat ini hanya akan memfokuskan pemberian vaksin kepada pelayan publik, dan bukan kelompok masyarakat lain yang memiliki risiko terpapar Covid-19 tinggi seperti pedagang pasar.

Hal itu dikarenakan jatah vaksin yang diterima baru sedikit atau jumlahnya sangat terbatas. Salatiga baru mendapati 5.000 dosis vaksin, yang cukup untuk 2.500 orang sasaran. Padahal, jumlah pelayan publik yang terdata di Dinkes Salatiga untuk vaksinasi tahap kedua jumlahnya mencapai 6.500 orang.

Baca Juga: Mengeluh Punya Haters ke Fiki Naki, Mata Dayana Berkaca-Kaca..

Dengan jumlah tersebut, idealnya Salatiga mendapat suplai 13.000 dosis vaksin. “Untuk saat ini fokus sasaran kami pelayan publik, untuk ASN juga yang pelayanan publik. Itu pun enggak semua,” tutur Zuraidah.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, mengatakan selain ASN, vaksinasi tahap kedua nanti juga akan menyasar kepada kalangan wartawan. Belasan wartawan yang selama ini bertugas di Salatiga akan mulai mendapatkan vaksin Covid-19 jenis Sinovac, Selasa nanti.

“Sebanyak 5.000 dosis vaksin itu untuk pelayan publik, termasuk wartawan,” tutur Yuliyanto kepada Solopos.com, Senin petang.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago