Salatiga Bakal Buka Sekolah Juli, Siswa Tak Perlu Vaksinasi, Yakin?

Pembukaan sekolah pada Juli itu sesuai dengan target dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.
Salatiga Bakal Buka Sekolah Juli, Siswa Tak Perlu Vaksinasi, Yakin?
SOLOPOS.COM - Wali Kota Salatiga Yuliyanto. (Semarangpos.com-Nadia Lutfiana Mawarni)

Solopos.com, SALATIGA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) mulai persiapan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) atau membuka sekolah pada Juli 2021 nanti.

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, mengatakan saat ini telah memerintahkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga untuk melakukan assessment. Terutama ke sekolah di Salatiga yang akan menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

"Harapan kami Juli nanti PTM sudah bisa digelar. Kita lakukan assesment dulu, baru vaksinasi ke guru-guru," tutur Yuliyanto saat dihubungi Solopos.com, Jumat (5/3/2021).

Yuliyanto mengatakan pembukaan sekolah di Salatiga pada Juli itu sesuai dengan target dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim. Yuliyanto mengapresiasi kebijakan Mendikbud tersebut. Ia pun siap melakukan vaksinasi terhadap tenaga pendidik dalam waktu dekat ini.

Baca jugaSetara Institute Sebut Salatiga Paling Toleran

Sekadar informasi, Mendikbud menargetkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka atau di sekolah sudah bisa dimulai pada Juli 2021 nanti. Namun sebelum itu, pemerintah sudah harus lebih dulu melakukan vaksinasi terhadap kurang lebih 5 juta tenaga pendidik atau guru.

"Saat ini tahap vaksinasi di Salatiga baru menyasar lansia [kelompok lanjut usia]. Ada sekitar 4.000 lansia yang akan kita vaksin dalam satu hingga dua hari ke depan. Setelah itu, baru kita lakukan vaksinasi ke guru," ungkap Yuliyanto.

Disinggung rencana vaksinasi bagi siswa sekolah di Salatiga, Yuliyanto mengaku belum ada kebijakan tersebut. Sebelumnya, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyatakan PTM akan dibuka setelah siswa atau peserta didik mendapat vaksin.

Menurut Wali Kota Salatiga , selama ini aturan dari pemerintah tidak menyebutkan vaksinasi untuk siswa sekolah. Apalagi secara kelompok umur, peserta didik tidak masuk dalam sasaran vaksin Covid-19.

"Enggak ada aturannya. Vaksinasi kan untuk usia 18 tahun ke atas. Siswa kan usianya di bawah itu [pelajar SD dan SMP]. Jadi, kami tetap akan mulai PTM meski nanti siswa belum mendapat vaksinasi," tegas Yuliyanto.

Baca jugaWow! Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng

Tidak Semua Sekolah

Meski akan dibuka pada Juli nanti, Yuliyanto mengaku tidak semua sekolah di Salatiga akan langsung menggelar PTM. Pihaknya akan melakukan sistem rotasi sekolah yang menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Terpisah, Kepala Disdik Kota Salatiga, Yuni Ambarwati, mengaku belum ada rencana menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah dalam waktu dekat ini. "Belum. Ini kan juga masih PPKM [pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat]," tutur Yuni.

Yuni mengaku sebenarnya saat ini seluruh sekolah (SD dan SMP) di Salatiga sudah siap menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Meski demikian, sekolah tersebut belum berani menggelar KBM tatap muka karena mengikuti aturan pemerintah terkait pencegahan persebaran Covid-19.

"Nanti kita akan gelar dulu simulasi sebelum PTM digelar," kata Yuni.

 

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago