Saking Mumete, Ada Warga Sragen yang Masih Pakai Masker di Dahi

Satgas Covid-19 Sragen masih menemukan pelanggaran protokol kesehatan yakni kesalahan memakai masker di dahi.
Saking Mumete, Ada Warga Sragen yang Masih Pakai Masker di Dahi
SOLOPOS.COM - Ilustrasi lepas masker (Freepik)

Solopos.com, SRAGEN — Tim gabungan dari Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sragen meningkatkan patroli di sejumlah tempat umum setelah Pemkab Sragen menurunkan level pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level empat ke level tiga.

Pada Senin (6/9/2021), tim gabungan dari Polres Sragen, Kodim 0725/Sragen, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) serta Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen mengawali patroli dengan mendatangi pusat perbelanjaan Luwes Sragen dan Mitra Sragen.

Selama di pusat perbelanjaan itu, tim memberi imbauan kepada masyarakat supaya tetap taat prokes meski sejumlah aturan PPKM sudah dilonggarkan. Di lokasi, tim tidak menemukan bentuk pelanggaran terhadap protokol kesehatan. Melalui pengeras suara, tim gabungan mewanti-wanti pengunjung pusat perbelanjaan tidak berlama-lama belanja.

Baca juga: Bawa Kabur Sepeda Tetangga, Warga Sumberlawang Sragen Diringkus Polisi

Dari pusat perbelanjaan, tim gabungan kemudian mendatangi Pasar Kota Sragen. Di sana, tim mendapati 20 warga yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker atau sudah memakai masker, namun tidak tepat. Kebanyakan masker itu hanya dikalungkan di leher, hanya menutup mulut tanpa menutup hidung, bahkan ada warga yang memakai masker itu pada dahi.

“Masker itu dipakai di bathuk [dahi]. Mungkin saking mumet bathuke,” kelakar Plt. Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Sragen, Samsuri.

Kepada 20 warga yang melanggar protokol kesehatan itu, tim gabungan hanya memberi teguran. Mereka lalu diberi masker secara gratis oleh tim gabungan.

Baca juga: Wow, Ada Bulus Jumbo di Terowongan Kuno Trucuk Klaten

Kapolsek Sragen Kota, AKP Mashadi, mengingatkan warga selalu waspada terhadap bahaya Covid-19 dan potensi kejahatan lain. Munculnya kasus pencurian terhadap sepeda motor yang ditinggal warga mengikuti vaksinasi jadi perhatian dari Polsek Kota Sragen.

Pada Senin pagi, jajaran Polsek Kota Sragen menggelar patroli di dua lokasi yang dipakai untuk kegiatan vaksinasi Covid-19 yakni di kompleks Setda Pemkab Sragen dan Puskesmas Kota Sragen.

“Kepada para juru parkir kami mengingatkan memperhatikan siapa pemilik sepeda motor itu supaya tidak lagi ada kasus curanmor,” paparnya.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago