Rumah Mantan Sekdes di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Ulah Orang dengan Gangguan Jiwa

Rumah mantan sekdes di Ngawi ludes terbakar. Diduga musibah itu terjadi karena ulah orang dengan gangguan jiwa yang membakar kayu di dekat rumah korban.
Rumah Mantan Sekdes di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Ulah Orang dengan Gangguan Jiwa
SOLOPOS.COM - Rumah mantan Sekretaris Desa, Sastro Sudarmo, di RT 03/RW 02 Dusun Katikan, Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar. (suaraindonesia)

Solopos.com, NGAWI -- Rumah mantan Sekretaris Desa, Sastro Sudarmo, di RT 03/RW 02 Dusun Katikan, Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar hingga rata dengan tanah. Rumah limasan dari kayu itu diduga terbakar akibat ulah orang dengan gangguan jiwa.

PromosiKerangkeng Rumah Bupati Langkat Bukti Adanya Perbudakan di Era Modern

Musibah itu terjadi pada Selasa (23/3/2021) malam. Api membakar rumah Sastro hingga Rabu (24/3/2021) dini hari tadi.

Menurut keterangan tetangga korban, Teguh, sebelum kejadian ada orang yang diduga gila membakar kayu bekas di dekat rumah korban.

"Sekitar pukul 20.00 WIB malam saat itu ada ODGJ [orang dengan gangguan jiwa] sedang membakar kayu bekas dan sampah untuk membakar ketela di samping rumah bagian belakang. Sekitar tengah malam warga sekitar terdengar suara gemuruh, saat keluar ternyata ada rumah terbakar. Dugaan warga penyebabnya ya dari aktivitas ODGJ tadi," kata Teguh.

Baca juga: Duh, Kongres HMI Ricuh Sampai Lempar Kursi, Enam Peserta Ditangkap Polisi

Sementara itu, Kepala Desa Katikan Wahyu, baru mengetahui kejadian tersebut saat jelang subuh ketika mendapatkan kabar dari warganya.

"Saya baru mengetahui sekitar pukul 03.00 pagi jelang azan Subuh. Menurut keterangan warga setempat kebakaran terjadi pada tengah malam. Saat saya ke lokasi, rumah sudah habis terbakar rata dengan tanah," ujarnya, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com.

Keteranangan yang disampaikan pihak Polsek Kedunggalar, bagian saat kebakaran ada 2 mobil pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan kobaran api. Tetapi api yang begitu cepat menjalar sehingga petugas kewalahan untuk memadamkan.

Baca juga: Madiun Belum Terapkan Tilang Elektronik, Ini Alasannya

Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun, kerugian yang ditanggung korban mencapai Rp500 juta.


Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago