top ear
Rudy Minta Investor Persis Solo Temui Her Suprabu dan Pasoepati
  • SOLOPOS.COM
    Persis Solo (Istimewa)

Rudy Minta Investor Persis Solo Temui Her Suprabu dan Pasoepati

Persis Solo mendapat investor baru pada putaran kedua Liga 2 musim ini. Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, meminta sang investor untuk menemui Her Suprabu dan Pasoepati.
Diterbitkan Selasa, 17/09/2019 - 18:25 WIB
oleh Solopos.com/Ivan Andimuhtarom,
2 mnt baca -

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengaku tidak tahu menahu urusan penjualan saham PT Persis Solo Saestu (PSS) dari PT Syahdana Property Nusantara (SPN) ke Vijaya Fitriyasa. Menurutnya, kapasitasnya hanyalah pemangku daerah yang berhubungan dengan penggunaan Stadion Manahan oleh Persis di masa mendatang.

Rudy saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Senin (16/9/2019), mengatakan hingga kini dirinya tidak pernah dikontak untuk urusan jual-beli Persis oleh investor baru. Selain itu, ia mengatakan dengan tegas bukan termasuk orang yang mentransaksikan Persis ke siapa pun.

“Yang punya kewenangan dan hak itu Her Suprabu. Karena dia pendiri dari PT Persis Solo Saestu [PSS],” ujar Rudy.

jeda.id

Ia mengatakan siap bertemu dengan siapa pun investornya dengan catatan, sang investor sudah menyelesaikan urusan mereka dengan Her Suprabu dan Pasoepati. Jika hal itu belum dilakukan, Rudy belum bersedia diajak bicara. Dalam konteks itu, Rudy memosisikan diri sebagai Wali Kota yang memiliki kewenangan soal pengelolaan Stadion Manahan ke depan.

“Hubungan saya dengan Persis enggak ada. Perkara di dalam perjanjian [antara manajemen lama PT PSS dengan PT SPN] saya masih ketua umum Persis, [jabatan] ketua umum sudah ganti dua kali. Itu harus dipahami,” terang dia.

Sebagai pemangku wilayah, Rudy memiliki dua harapan. Pertama, Persis kembali ke Solo dan dikelola oleh PT PSS bersama Pasoepati. Kedua, Persis bisa masuk Liga 1. Menurutnya, harapan itu realistis. “Tak masalah siapa pun investornya. Asalkan dua itu terpenuhi,” katanya.

Lebih lanjut, selama ini dia tidak pernah mengiyakan atau menjanjikan apa pun dengan investor mana pun. Ia berkalikali mengatakan tak memiliki hak dan kewenangan bicara soal internal manajemen Persis.

“Investor mau ketemu saya, sah-sah saja. Tapi tidak bicara jual beli atau transfer Persis. Selesaikan dulu masalah Persis dengan Her Suprabu dan Pasoepati. Kalau sudah ada keputusan, boleh bicara Persis [dengan saya]. Saya tidak mau bicara soal saham,” tutupnya. (Ivan Andimuhtarom/JIBI)

Editor : Ahmad Baihaqi ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkini