[ X ] CLOSE

RS Darurat Covid-19 Klaten Buka Mulai 1 Juli, Ini Lokasinya

Pemkab Klaten menargetkan RS darurat untuk merawat pasien Covid-19 bergejala bisa mulai beroperasi pada 1 Juli 2021 mendatang.
RS Darurat Covid-19 Klaten Buka Mulai 1 Juli, Ini Lokasinya
SOLOPOS.COM - Ilustrasi pasien positif Covid-19 di rumah sakit. (Freepik)

Solopos.com, KLATEN -- Rumah sakit atau RS darurat Covid-19 yang berlokasi di RSU PKU Muhammadiyah Prambanan, Klaten, dtargetkan dibuka mulai 1 Juli 2021 mendatang. Proses perizinan menjadi rumah sakit darurat hingga kini terus dikebut.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan secara umum fasilitas rumah sakit darurat sudah siap. Ada 50 tempat tidur termasuk kelengkapan lainnya.

Begitu pula dengan sumber daya manusia (SDM) pengelola termasuk tenaga kesehatan (nakes). Pemkab masih terus berkoordinasi dengan pengelola rumah sakit tersebut untuk mempercepat proses operasional menjadi RS darurat Covid-19 Klaten.

“Targetnya 1 Juli itu mudah-mudahan sudah bisa dioperasikan. Saat ini baru proses untuk perizinan yang harus dipenuhi. Kapasitasnya ada 50 tempat tidur. Kalau tidak salah di sana ada dua tempat tidur ICU,” kata Ronny saat ditemui wartawan di Setda Klaten, Selasa (29/6/2021).

Baca Juga: Klaten Zona Merah, Tes Antigen Acak Bakal Digencarkan

Lantaran menjadi rumah sakit darurat, Ronny mengatakan rumah sakit tersebut maksimal merawat pasien Covid-19 bergejala sedang. “Kami akan mapping nanti. Karena itu rumah sakit darurat, paling banter merawat pasien bergejala sedang. Untuk gejala berat dirawat di rumah sakit lainnya,” katanya.

Mengenai tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan pasien Covid-19 Klaten, Ronny mengatakan hingga Selasa sudah 100 persen alias penuh. Sejumlah rumah sakit sudah menambah kapasitas tempat tidur untuk merawat pasien Covid-19.

Penambahan Bed Isolasi RS

Misalnya RSUP dr Soeradji Tirtonegoro (RSST) yang menambah sekitar 33 tempat tidur dan RSD Bagas Waras Klaten yang menambah 24 tempat tidur.

Baca Juga: Covid-19 Klaten Meledak Lagi 577 Kasus, Tambahan Terbanyak Dari Wonosari

Kepala Instalasi PKRS Humas dan Pemasaran RSU Islam Klaten, Gatot Subroto, mengatakan RSU Islam berencana menambah kapasitas tempat tidur pada Selasa.

“Bangsal Shofa rencananya untuk pasien Covid-19 ada tujuh tempat tidur dulu. Kalau retensi IGD masih tinggi, mungkin akan dibuka full 13 tempat tidur,” kata Gatot.

Penambahan fasilitas dilakukan lantaran 62 tempat tidur khusus pasien Covid-19 sudah terisi. Kondisi itu membuat pasien Covid-19 baru yang harus menjalani rawat inap mengantre di IGD.

Baca Juga: Tragis! Kakak-Beradik Meninggal Positif Covid-19 Di Klaten, Dimakamkan Satu Liang Lahat

“Retensi IGD sebenarnya dinamis. Misalnya ada pasien keluar dari rawat inap karena statusnya boleh pulang atau kondisi tertentu hingga pasien meninggal dunia. Sehingga kamar kosong, [pasien mengantre di IGD] bisa masuk,” jelasnya.

Tetapi, Gatot menambahkan akhir-akhir ini antara pasien yang hendak rawat inap jumlahnya lebih banyak ketimbang yang pulang. Retensi di IGD pun meningkat dari pekan lalu di bawah 10 pasien, saat ini ada 11 pasien.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago