top ear
Robohnya Crane di Tanjung Emas Libatkan 3 Kapal
  • SOLOPOS.COM
    Kecelakaan container crane di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. (Facebook-Ditjen Perhubungan Laut)

Robohnya Crane di Tanjung Emas Libatkan 3 Kapal

Kementerian Perhubungan menyatakan ambruknya container crane 3 di Terminal Peti Kemas Semarang, Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah melibatkan tiga kapal.Demikian diungkapkan Kepala Kantor Syahbandar dan Operator Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang, Ahmad Wahid.
Diterbitkan Selasa, 16/07/2019 - 14:50 WIB
oleh Solopos.com/Newswire,
2 mnt baca -

Semarangpos.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan menyatakan ambruknya container crane 3 di Terminal Peti Kemas Semarang, Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah melibatkan tiga kapal.

Kepala Kantor Syahbandar dan Operator Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang, Ahmad Wahid, mengatakan ketiga kapal itu adalah kapal KT Jayanegara 304 dan kapal KT Jayanegara 201 yang dioperasikan oleh PT Pelindo Marine Service (PMS), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III sebagai induk usaha jasa pelayanan kapal (pandu tunda), serta kapal berbendera Panama, kapal MV Soul of Luck

Menurutnya, dua kapal milik PMS dalam proses pemanduan terhadap kapal berbendera Panama kapal MV Soul of Luck sehingga kapal kargo berbobot GT 16.915 dengan panjang 168.05 m serta lebar 27 m itu menyenggol struktur crane di dermaga yang mengakibat satu unit crane roboh. "Kapal MV Soul of Luck yang diageni oleh PT Layar Sentosa menyenggol crane di dermaga TPKS sehingga satu unit container crane 3 ambruk. Korban jiwa tidak ada, hanya ada korban luka ringan satu orang yaitu operator head truck yang langsung dibawa ke Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum," katanya dalam laporan resmi media sosial Ditjen Perhubungan Laut, Minggu (14/7/2019). 

Facebook/Ditjen Perhubungan Laut

Menurutnya, kapal kontainer berbendera Panama dengan registrasi IMO 9148647 tersebut berlayar dari Pelabuhan Port Klang Malaysia pada tanggal 11 Juli 2019 dan tiba di Pelabuhan Semarang 14 Juli 2019 pukul 17.10 WIB. Wahid menyatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan PT. Pelindo III sebagai induk usaha perusahaan jasa pandu PMS tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Editor : Rahmat Wibisono ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :
HUT INDACO


berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini