Road to SBBI 2021: Meraup Cuan dari Bisnis Digital
Solopos.com|bisnis

Road to SBBI 2021: Meraup Cuan dari Bisnis Digital

Anugerah Solo Best Brand and Innovation (SBBI) 2021 bakal dimeriahkan dengan talkshow sebelum acara puncak yang digelar pada Rabu (7/7/2021) mendatang.

Solopos.com, SOLO—Anugerah Solo Best Brand and Innovation (SBBI) 2021 bakal dimeriahkan dengan talkshow sebelum acara puncak yang digelar pada Rabu (7/7/2021) mendatang.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada penyelenggaraan SBBI 2021 ini, Solopos menghadirkan rangkaian pra event yang dikemas dalam dua seri talkshow bisnis. Setelah sebelumnya sukses menggelar talkshow seri pertama, berikutnya untuk seri kedua mengusung tema Meraup Cuan dari Bisnis Digital pada Jumat (25/6/2021) malam WIB.

Ketua SBBI 2021, Yonantha Chandra, mengungkapkan talkshow seri kedua dalam gelaran Road to SBBI 2021 mengemukakan bagaimana Meraup Cuan dari Bisnis Digital. Talkshow kedua bertema Meraup Cuan dari Bisnis Digital pada Jumat (25/6/2021) pukul 20.00 WIB – 21.30 WIB.

Baca Juga: Antam Turun, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kamis 24 Juni 2021

“Pada talkshow seri II juga hadir narasumber yang tak kalah mentereng. Ada Owner Koyu Hijab Bandung, Reni Afriyanti yang sukses dengan bisnis hijab dengan mengoptimalkan marketplace, dan Owner Regarsport Industri Indonesia, Jumariyanto, yang sukses mengelola bisnis jersey dari Wonogiri. Pasar jersey Jumariyanto menembus hingga mancanegara,” ujar dia, kepada Solopos.com, Rabu (23/6/2021).

Jumariyanto merupakan pengusaha muda asal Kaloran, Giritirto, Wonogiri. Perjalanan Jumariyanto membangun perusahaan konfeksi Regar Sport dengan omzet yang kini mencapai Rp4,7 miliar per bulan tak sesingkat namanya.

Jumariyanto pernah bangkrut saat berbisnis ketela pohon dan bebek pedaging. Ia juga pernah mencicipi manisnya usaha sembako on the road, budi daya lele hingga waralaba lele chip yang dibuatnya secara tak sengaja. Semua bisnis Jumariyanto tak pernah lepas dari pelayanan, interaksi manusia dengan manusia, bukan dengan mesin.

Baca juga: PLN Jamin Keandalan Kelistrikan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 dan Produsen Oksigen

Segmen Khalayak Luas

Sedangkan Reni Afriyanti bersama sang suami, Irvan Sovian, merintis usaha hijab Koyu Hijab dengan modal awal Rp500.000 pada 2014 lalu. Saat awal produksi hijab, keduanya mengerjakan di dalam ruangan yang hanya berukuran 3×3 meter persegi.

Penjualannya pun terus merangkak, dari yang awalnya hanya 15 buah per hari, kini Koyu Hijab bisa memproduksi 30.000 hingga 40.000 paket per bulan.

Menurutnya, Road to SBBI juga menjadi upaya dari Solopos untuk lebih mengenalkan Solo Best Brand and Innovation kepada segmen khalayak yang lebih luas dan kehadirannya benar-benar bisa dinikmati dan memberi manfaat bagi publik.

Baca Juga: Pemerintah Perpanjang Insentif PPN, Bisnis Properti Diprediksi Naik 20 Persen

“Road to SBBI ini merupakan persembahan Solopos kepada seluruh masyarakat, khususnya di Soloraya. Kami berharap pengalaman para pebisnis terkemuka hingga bisa sukses seperti sekarang ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua,” papar dia.

Di sisi lain, pada malam penganugerahan SBBI 2021 kian semarak dengan talkshow spesial yang dipandu Cak Lontong. Special talkshow ini mengangkat tema Makin Tumbuh Makin Tangguh Bersama Para Pemegang Merek Juara.

“Acara ini bisa disaksikan secara virtual melalui channel Youtube Solopos TV, Facebook Solopos.com, dan Instagram @Koransolopos,” jelas dia.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago