top ear
Rhoma Irama (Youtube)
  • SOLOPOS.COM
    Rhoma Irama (Youtube)

Rhoma Irama Gugat Sandi Record Rp1 M, Hak Cipta Pangkal Masalahnya...

Rhoma Irama, menggugat perusahaan rekaman PT Sandi Record Banyuwangi membayaran ganti rugi senilai Rp1 miliar atas pelanggaran hak cipta.
Diterbitkan Rabu, 27/01/2021 - 02:30 WIB
oleh Solopos.com/Edi Suwiknyo
2 menit baca

Solopos.com, JAKARTA — Rhoma Irama, menggugat perusahaan rekaman PT Sandi Record. ia menuntut pembayaran ganti rugi senilai Rp1 miliar atas dugaan pelanggaran hak cipta milik sang Raja Dangdut.

Gugatan itu didaftarkan oleh Rhoma melalui penasihat hukumnya, Hulviam Pratama Nugraha, dengan nomor gugatan 1/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Sby, ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (25/1/2021). Inti gugatan tersebut adalah pihak Rhoma Irama merasa Sandi Record telah melanggar hak cipta.

Baca Juga: Cegah Klaster Keluarga, Tetap 3M di Rumah!

Sandi Record, disebut tak memiliki izin untuk menggubah dan mengunggah lagu-lagu ciptaan legenda dangdut tersebut ke kanal Youtube – nya. Padahal dari pengunggahan konten tersebut, menurut Rhoma Irama, pihak Sandi Record telah mendapatkan keuntungan secara finansial.

“Menghukum tergugat (Sandi Record) Rp1 miliar atau yang telah diterima dari YouTube atas Perbuatan Melanggar Hak Cipta maksimal tujuh hari sejak putusan perkara,” tulis Rhoma Irama dalam petitum gugatannya di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Surabaya, Selasa (26/1/2021).

Rhoma Irama juga menuntut permintaan maaf dari pihak Sandi Record  melalui 3 media massa terkemuka di Indonesia. Selain itu, Sandi Record juga diminta untuk menghentikan kegiatan memanfaatkan tanpa izin (secara komersil) lagu-lagu karya Rhoma Irama melalui pihak ketiga pada seluruh media publikasi.

Bayar Uang Paksa!

Apabila putusan itu tidak dijalankan atau dipatuhi oleh tergugat, lanjut petitum gugatan, maka pihak Sandi Record sebagai tergugat harus membayar uang paksa (dwangsom) senilai Rp1 juta setiap hari. “Menghukum tergugat membayar seluruh biaya perkara,” tambah Rhoma Irama dalam gugatannya tersebut.

Adapun Sandi Record adalah sebuah perusahaan atau studio rekaman dangdut lokal di Banyuwangi, Jawa Timur.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos


Editor : Profile Rahmat Wibisono
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci : #Rhoma Irama #hak cimpat

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya