top ear
Tutup Iklan
Revisi UU KPK, DPR Suruh Pimpinan KPK Tak Merasa Suci
  • SOLOPOS.COM
    Ekspresi sejumlah angggota DPR saat menyerahkan pandangan tertulis fraksi terkait Revisi UU KPK pada Rapat Paripurna Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). (Antara - Puspa Perwitasari)

Revisi UU KPK, DPR Suruh Pimpinan KPK Tak Merasa Suci

"Memang Surpres sudah masuk," kata anggota Komisi III DPR Arsul Sani menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Parlemen, Kamis (12/9/2019). Hanya saja Anggota Badan Legislasi DPR dari Fraksi PPP itu mengaku belum membaca secara saksama lampiran Surpres tersebut.
Diterbitkan Kamis, 12/09/2019 - 18:30 WIB
oleh Solopos.com/Newswire,
1 mnt baca -

Solopos.com, JAKARTA -- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menerima Surat Presiden (Surpres) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait https://solopos.com/topic/4285/revisi-uu-kpk" target="_blank" rel="noopener">revisi Undang-Undang (UU) No 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Memang Surpres sudah masuk," kata anggota Komisi III DPR Arsul Sani menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Parlemen, Kamis (12/9/2019). Hanya saja Anggota Badan Legislasi DPR dari Fraksi PPP itu mengaku belum membaca secara seksama lampiran Surpres tersebut.

Karena itu, Arsul belum dapat menjelaskan secara terperinci poin-poin mana saja dalam draf RUU yang diminta Jokowi untuk dibahas. "Belum saya lihat, saya baru [baca] surat pengantarnya, lampirannya belum saya lihat‎," kata Arsul. 

jeda.id

Terkait suara penolakan dari sejumlah kalangan atas https://solopos.com/topic/4285/revisi-uu-kpk" target="_blank" rel="noopener">revisi UU KPK, Arsul mengatakan bahwa DPR menghargai adanya suara penolakan tersebut. Arsul juga menyatakan menghargai penolakan revisi oleh unsur pimpinan lembaga KPK. Akan tetapi, Arsul berharap pimpinan KPK memiliki kesantunan sebagai pejabat negara ketika berkomunikasi di depan publik.

Arsul mengklaim KPK juga punya sejumlah titik lemah. Menurutnya revisi itu untuk tujuan kebaikan bersama dan https://solopos.com/topic/4285/revisi-uu-kpk" target="_blank" rel="noopener">KPK tidak perlu "sok suci" seperti tidak pernah bersalah.

"Jadi jangan merasa suci, tidak ada lobi, tidak ada deal, kan tidak mesti kami buka satu-satu apa yang pernah mereka buat secara tertulis,” ujar Arsul.

Editor : Avatar ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkini