Restui Merger Indosat-Tri, Menteri Johnny: Untuk Efisiensi

Merger Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) akhirnya mendapat persetujuan dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate
SHARE
Restui Merger Indosat-Tri, Menteri Johnny: Untuk Efisiensi
SOLOPOS.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat menghadiri puncak acara Anugerah Jurnalistik Kominfo 2021, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (30/09/2021). (Foto: kominfo.go.id)

Solopos.com, JAKARTA – Merger Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) akhirnya mendapat persetujuan dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate.

Johnny menyampaikan hal itu di Manokwari Selatan, Papua Barat, Rabu (6/10/2021). “Kominfo mendukung konsolidasi industri telekomunikasi dengan tujuan supaya lebih efisien dan lebih produktif. Kebetulan merger Indosat dan Tri dalam proses merger, itu salah satu merger yang besar di Indonesia,” ujar Johnny sebagaimana dilansir Detik.com.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Johnny berharap merger dua operator itu berdampak terhadap sektor industry telekomunikasi.

Awas, Jangan Akses Pedulilindungiq.com!

“Kita harapkan nanti efisiensi pemanfaatan spektrum di situ, pemanfaatan infrastruktur, dan sumber daya manusia yang lebih hebat juga kemampuan pemodalan yang lebih hebat,” kata Johnny

Johnny belum menyampaikan hasil evaluasi mengenai proses merger tersebut. Sebab, tim evaluasi belum selesai bekerja untuk hal tersebut.

Lebih jauh Johnny mengatakan dasar dukungan merger tersebut adalah tidak semua operator bisa membangun sistem-sistem sendirian. Dia menyebut ada beban pada pelanggan yang berkemungkinan menjadi dampak karena biaya pembangunan sistem.

Baca Juga: 10 Kementerian RI Dibobol Hacker China, Begini Tanggapan Menkominfo

“Jadi begini, UU Cipta Kerja itu ada infrastruktur sharing. Kenapa perlu? Agar tidak semua operator membangun sistem-sistemnya sendiri. Maka capex-nya akan sangat mahal, itu beban untuk pelanggan karena unit cost-nya tinggi. Nah, untuk menurunkan bebannya, kita melakukan konsolidasi,” jelasnya.

Konsolidasi antar operator seluler, lanjut Johnny, perlu dilakukan untuk pemanfaatan infrastruktur yang membuat efisen.

Baca Juga: Facebook Ungkap Penyebab Gangguan Operasi Teknis Mereka

Seperti diberitakan Solopos.com sebelumnya, merger ini akan membawa nama baru Indosat Ooredoo Hutchison. Merger ini menampung transaksi hingga Rp5 triliun.

Sementara manajemen Ooredoo dan Tri, masing-masing menyampaikan merger masih menjalani prosesnya hingga akhir tahun dan belum membawa dampak untuk pelanggan masing-masing operator.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago