Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Rayakan Ulang Tahun Perak, Solopos Media Group Launching Budaya Kerja Baru

Solopos Media Group (SMG) meluncurkan budaya kerja baru pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-25, Senin (19/9/2022).
SHARE
Rayakan Ulang Tahun Perak, Solopos Media Group Launching Budaya Kerja Baru
SOLOPOS.COM - Jajaran Direksi dan pimpinan redaksi Solopos Media Group meluncurkan budaya kerja baru SMART pada perayaan HUT ke-25 di kantor perusahaan media tersebut, Jl Adi Sucipto, Laweyan, Solo, Senin (19/9/2022). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com,  SOLOSolopos Media Group (SMG) merayakan ulang tahun perak atau HUT ke-25 pada Senin (19/2/2022). Acara di lobi gedung Kantor SMG di Jl Adi Sucipto, Solo, itu berlangsung meriah mulai dari seremonial hingga pertunjukan performing art dari masing-masing divisi.

Selain itu, SMG juga meluncurkan budaya kerja baru yang disingkat SMART (Strive for Success, Meaningful, Agile, Relevant, Teamwork). Hadir dalam acara itu jajaran direksi Bisnis Indonesia Group, Solopos Media Group, dan Harian Jogja serta segenap karyawan SMG.

PromosiPromo Menarik, Nginep di Loa Living Solo Baru Bisa Nonton Netflix Sepuasmu!

Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group, Lulu Terianto, menceritakan kisah pada awal berdirinya SMG di Kota Solo 25 tahun lalu, tepatnya pada 19 September 1997. Malam sebelum peluncuran, para pendiri SMG, yakni Sukamdani Sahid Gitosardjono, Ny Sukamdani, dan Lulu mengecek percetakan.

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

Mereka mendapati nama Sukamdani beserta fotonya masih salah pada edisi perdana Harian Umum Solopos. Kemudian segera direvisi. Besoknya PT Aksara Solopos mendapatkan berbagai ucapan selamat atas peluncurannya dari para stakeholder, termasuk dari para menteri waktu itu.

Namun awal berdirinya Solopos hingga sekarang merayakan ulang tahun ke-25 tidak mulus. Pimpinan perusahaan waktu itu berusaha sangat keras supaya Solopos bisa bertahan setiap bulan. Kebetulan ada mitos mengenai perusahaan media cetak yang berdiri di Kota Solo tidak akan berjalan lama.

Baca Juga: Rute Koridor 10 Feeder BST Solo Berubah, Tak Lewat Pucangsawit Mulai Senin

Kota Solo dikenal sebagai kuburan koran. Namun momentum krisis moneter 1998 justru menjadikan Solopos mematahkan mitos itu dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. Bisnis koran yang terus meningkat terjadi sampai pada 2000-an.

HUT ke-25 solopos
Komisaris Bisnis Indonesia Group Dorothea Samola (kanan) menyerahkan nasi tumpeng kepada Presiden Solopos Media Group Arif Budisusilo pada puncak acara HUT ke-25 Solopos Media group (SMG) di Griya Solopos, Solo, Senin (19/9/2022). (Solopos/Wahyu Prakoso)

“Kami syukuri sejak 1997 Solopos terus naik gunung sampai saatnya Solopos mulai turun gunung. Nah saat usia 25 tahun yang dirayakan hari ini  sudah saatnya melakukan perubahan dengan [slogan] Beyond The Limit, melebihi batas,” jelasnya.

Transformasi Digital

Menurut dia, Solopos pada usia 25 tahun mulai bertransformasi digital, memiliki produk digital, cara kerja digital, bekerja dengan aplikasi atau robot untuk meminimalkan kesalahan.

Dia mengatakan banyak koran daerah mulai gulung tikar dan media yang berkantor di Ibu Kota beralih ke digital. Menjual koran tidak lagi menguntungkan karena mahalnya kertas koran dan potongan komisi dari biro iklan dan agen.

Baca Juga: Tak Hanya Parkir, Tiket Panggung Hiburan Sekaten Solo juga Dikeluhkan Mahal

Namun, lanjut dia, adanya transformasi digital membuat SMG bisa langsung dengan bertemu penggunaan, pembaca, pemasok iklan. Koran tidak akan mati namun butuh pendamping layanan digital. Koran memiliki ruang yang terbatas sementara digital tidak ada batasan. Namun butuh inovasi terbaik supaya sukses.

Presiden Direktur SMG Arif Budisusilo, dalam sambutannya pada perayaan ulang tahun ke-25 Solopos itu menjelaskan Solopos sudah memulai model bisnis baru supaya bisa bertahan serta bisa berkembang. Solopos Media Group perlu inovasi. Karenanya SMG merilis budaya kerja baru dengan jargon SMART pada usia peraknya.

Smart bermakna Strive For Succes/berjuang untuk sukses, Meaningful/penuh manfaat, Agile/lincah, Relevant/relevan, Teamwork/kerja kolaborasi. Presiden Komisaris SMG Hariyadi Sukamdani menjelaskan banyak koran/majalah yang hadir di Solo berguguran sebelum SMG berdiri.

Para pendiri SMG waktu itu memberanikan diri melawan mitos dengan perjuangan dan kerja keras. “Alhamdulilah kami sekarang berdiri seperempat abad. Setidaknya kami sudah mematahkan mitos tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Drama dan Fashion Show Ramaikan Kampanye Kesetaraan Gender di CFD Solo

Layanan Berkualitas

Dia menjelaskan kata orang mempertahankan lebih sulit. Perjuangan para pendiri SMG harus diteruskan. Tidak hanya turut memajukan Soloraya namun Indonesia yang lebih baik.

hut ke-25 solopos
Pentas seni karyawan Solopos Media Group (SMG) pada puncak acara HUT ke-25 SMG di Griya Solopos, Solo, Senin (19/9/2022). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Menurutnya, kondisi sekarang  ini merupakan masa Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity (VUCA) di mana masa penuh gejolak, ketidakpastian, pandemi yang belum berakhir adanya geopolitik dunia, dan ancaman lainnya. Kondisi itu justru menjadi tantangan untuk bisa bertahan dan berkembang.

“Jika berdiam diri maka tidak menghasilkan apa-apa bahkan mungkin justru terjerembab masuk ke titik terdalam. Butuh keberanian dan kemauan besar untuk menghasilkan layanan berkualitas, memproduksi informasi yang berkualitas, bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Dia mengatakan SMG harus bisa beradaptasi, siap mengubah cara pandang dalam menghadapi persoalan, merubah teknologi informasi, dan merubah  cara kerja. Namun yang harus dijaga merupakan integritas dan komitmen terhadap perusahaan.

Baca Juga: Serunya Grebeg Apam di Kampung Sewu Solo, 1.000 Apam Ludes dalam 5 Menit

“Kejujuran menyampaikan informasi kepada masyarakat dapat membuat masyarakat mencatat Solopos menjadi panduan atau sumber terpercaya berbagai informasi,” katanya. Dia mengatakan butuh kerja keras, kerja lincah, dan kolaborasi.

“Solopos telah menjadi media besar tak hanya Soloraya namun tingkat nasional. Solopos Media Group semakin berkembang. Mari kami gaungkan Solopos semakin berprestasi dan menjadi referensi masyarakat. Adaptasi kunci setiap perubahan,” jelasnya.

Adapun para karyawan SMG setiap divisi menampilkan pertunjukkan pentas untuk memeriahkan HUT SMG. Divisi redaksi menampilkan drama yang membagikan pesan nilai-nilai  budaya kerja SMG terbaru.



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode