Raih Perak di SEA Games 2022, 2 Atlet Sragen Dapat Bonus Rp20 Juta

Dua atlet futsal asal Sragen berhasil meraih medali perak di SEA Games 2022 di Hanoi Vietnam. Sebagai apresiasi, mereka dapat bonus masing-masing Rp10 juta, total Rp20 juta.
SHARE
Raih Perak di SEA Games 2022, 2 Atlet Sragen Dapat Bonus Rp20 Juta
SOLOPOS.COM - Dua atlet futsal Muhammad Nizar Nayaruddin (dua dari kanan) dan Guntur Sulistyo Aribowo (dua dari kiri) mendapatkan apresiasi berupa tali asih masing-masing Rp10 juta dari KONI Sragen, Rabu (25/5/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN—Berhasil meraih medali perak pada 31st SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam, dua atlet futsal asal Sragen diganjar bonus total Rp20 juta. Mereka adalah Muhammad Nizar Nayaruddin dan Guntur Sulistyo Aribowo. Keduanya mendapat bonus masing-masing Rp10 juta.

Tali asih itu diberikan KONI Sragen pada Rabu (25/5/2022). Diharapkan, pemberian bonus itu mampu memotivasi atlet lain untuk berprestasi.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Bonus tersebut diserahkan Ketua KONI Sragen, Subono dan Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sragen, Teguh Yulianto di Sekretariat KONI Sragen. Bonus itu sedianya diberikan langsung Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, tetapi waktunya bertepatan dengan ziarah ke makam raja-raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

“Tali asih ini jumlahnya tidak seberapa, diambilkan dari anggaran KONI. Pemberian tali asih bagi atlet berprestasi itu wajib. Nanti foto Mas Nizar dan Mas Guntur kita pasang di depan Kantor KONI Sragen sebagai wujud kepedulian dan juga bisa memotivasi atlet di Sragen serta siapa pun yang datang ke GOR,” jelas Subono.

Baca Juga: Keren, 3 Warga Sragen Ini Ambil Bagian dalam PON XX 2021 di Papua

Muhammad Nizar Nayaruddin dalam kesempatan itu memohon maaf karena saat berangkat ke Vietnam belum sempat berpamitan kep Pemkab karena keterbatasan waktu. Dia mengaku membutuhkan konsentrasi latihan karena selama libur Lebaran pun hanya bisa pulang sehari ke Sragen.

“Terima kasih atas apresiasi dan doanya,” ujarnya.

Atlet futsal lainnya, Guntur Sulistyo Aribowo, mengusulkan supaya GOR Diponegoro Sragen ini benar-benar menjadi wadah orang berolahraga. Bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi menempat atlet-atlet di Sragen agar berprestasi.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago