[x] close
Pulau Jawa Rapuh, Banyak Rongga & Rekahan di Bawah Tanah
Solopos.com|news

Pulau Jawa Rapuh, Banyak Rongga & Rekahan di Bawah Tanah

Kondisi fisik alam Pulau Jawa disebut telah rapuh dan tua yang mana banyak retakan dan rongga di bawahnya.

Solopos.com, SOLO – Kondisi fisik Pulau Jawa disebut sudah rapuh dan renta. Hal itu disampaikan Ir Tukimin Wisanggeni, Javanologi yang menjadi petualang metafisik.

Dia meneropong bagian bawah permukaan Bumi Pulau Jawa. Menurutnya pada kedalaman 100 km terdapat banyak rongga dan rekahan yang lebar.

Rongga itu terisi berbagai jenis partikel cair berbagai partikel cair maupun semi padat dengan daya kekuatan yang saling menarik dan menekan yang sangat kuat.

Tukimin Wisanggeni menyebut Jawa adalah pulau tua yang dulu menyatu dengah Sumatra. Jawa sebelumnya merupakan bagian dari benua atlantis yang telah tenggelam. Peristiwa itu karena proses evolusi alam dengan segala masalah kondisi fisik maupun metafisik.

Baca juga: Gawat! Pekalongan Diprediksi Tenggelam dalam 15 Tahun

Kini Pulau Jawa yang sudah tua dan renta mendapat pertolongan dari kekuatan spirit jiwa manusia agung yang tinggal disana. Selain itu juga karena kekuatan energi agung metafisik yangs setia mengabdi dan makarti untuk keseimbangan ekosistem kehidupan alam kecil (mikro kosmos).

Tetapi kondisi Pulau Jawa yang rapuh tidak didukung oleh kekuatan dan energi jiwa kasih bahkan telah sibuk membangun budaya konflik hampir disemua sektor kehidupan.

“Dalam kehidupan telah diwarnai dengan berbagai bentuk pertentangan dan pertikaian yang dipelopori para pemimpin bangsa,”tegas Tukimin, seperti dilansir Okezone.com, Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Kerusuhan Solo Mei 1998, Potret Sejarah Kelam Soloraya

Alam yang telah tua dan rapuh sangat bergantung pada manusia. Struktur alam yang tampak perkasa ternyata tak berdaya menopang dirinya tanpa dukungan spirit yang tulus dari manusia yang tumbuh di atasnya.

Padahal manusia telah mengambil intisari energinya menjadi tubuh fisik manusia yang terus berkembang menyatu bersinergi dengan kekuatan serta energi ruh dan jiwanya.

Maka alam akan hancur berantakan melalui proses bencana alam seperti gempa bumi, dan meledaknya gunung berapi. Ketidaktahuan manusia berbuat kesalahan dan bertentangan dengan hukum alam juga menimbulkan bencana antara lain keluarnya lumpur panas di Porong. Serta muncul banyak jenis bibit penyakit yang mematikan.


Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago