Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Menjadi Pengacara Putri Sambo

Pada 18 September 2020, Febri Diansyah mengundurkan diri dari KPK dengan alasan kondisi KPK telah berubah setelah dipimpin jenderal bintang tiga Polri, Firli Bahuri.
SHARE
Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Menjadi Pengacara Putri Sambo
SOLOPOS.COM - Febri Diansyah. (detik.com)

Solopos.com, JAKARTA — Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, membuat kaget publik karena menjadi penasihat hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Langkah Febri Diansyah itu membuat terkejut karena selama ini ia identik dengan aktivis antikorupsi dan kritis terhadap pelanggaran-pelanggaran di Polri.

PromosiPromo Menarik, Nginep di Loa Living Solo Baru Bisa Nonton Netflix Sepuasmu!

Siapakah Febri Diansyah? Berikut hasil penelusuran Solopos.com dari berbagai sumber.

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

Febri Diansyah adalah aktivis antikorupsi Indonesia yang lahir pada 8 Februari 1983.

Baca Juga: Eks Jubir KPK Bela Putri Sambo, Deolipa: Gak Ada Kerjaan Ya Jadi Advokat

Pria bergelar sarjana hukum itu pernah menjabat sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Biro Humas) Komisi Pemberantasan Korupsi atau yang lebih dikenal sebagai Juru Bicara KPK.

Febri Diansyah menamatkan pendidikan pada jurusan IPA di SMA Negeri 4 Padang pada tahun 2000.

Ia melanjutkan pendidikan di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas. Semasa kuliah, ia sempat aktif di Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Genta Andalas.

Baca Juga: Bareskrim Polri Serahkan Ferdy Sambo ke Kejagung Maksimal 14 Hari

Merasa tak cocok dengan jurusan yang ia ambil akhirnya pada tahun 2002 Febri mendaftar kuliah pada jurusan Hukum di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan lulus tahun 2007.

Sebelum bergabung ke KPK, Febri aktif di LSM yang bergerak di bidang pemantauan pemberantasan korupsi yaitu Indonesia Corruption Watch (ICW).

Pada Februari 2012, Febri dianugerahi penghargaan sebagai aktivis paling berpengaruh pada tahun 2011.

Baca Juga: Berkas Lengkap, Kasus Ferdy Sambo Disidangkan Secepatnya

Penghargaan diberikan oleh lembaga riset politik Charta Politika Indonesia atas intensitas pernyataan Febri pada isu-isu korupsi, seperti kasus Wisma Atlet, Undang-undang KPK, pemberantasan korupsi, kasus cek pelawat, dan seleksi pimpinan KPK, yang dianggap tertinggi dibanding pengamat dan aktivis lain.

Pada 18 September 2020, Febri Diansyah mengajukan surat pengunduran diri di KPK dengan alasan kondisi KPK telah berubah setelah dipimpin jenderal bintang tiga Polri, Firli Bahuri.

Baca Juga: Saksi Kunci Kasus Ferdy Sambo Sakit, Sidang Etik Brigjen Hendra Tertunda Lagi

Sesuai aturan di KPK, sejak 17 Oktober 2020 atau sebulan kemudian, Febri Diansyah secara resmi bukan lagi sebagai pegawai KPK.



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode