[ X ] CLOSE

Presiden Minta Kantin dan Tempat Parkir Diwaspadai, Ada Apa Ya?

Seiring dengan pembelajaran tatap muka yang sudah dimulai, Presiden meminta kewaspadaan tinggi di kantin dan tempat parkir.
Presiden Minta Kantin dan Tempat Parkir Diwaspadai, Ada Apa Ya?
SOLOPOS.COM - Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam acara groundbreaking pabrik industry baterai kendaraan listrik PT HKML Battery Indonesia di kawasan Karawang New Industry City. (Gambar: Youtube Sekretariat Presiden)

Solopos.com, GIANYAR — Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah berhati-hati dengan kerumunan yang terjadi di banyak tempat seolah-olah pandemi Covid-19 telah berakhir.

Seiring dengan pembelajaran tatap muka yang sudah dimulai, Presiden meminta kewaspadaan tinggi di kantin dan tempat parkir.

Dua tempat itu menjadi titik berkumpul siswa sehingga protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan.

“Ini belum berakhir. Bahkan di beberapa tempat naik lagi meskipun jumlahnya kecil. Ingat, meskipun kecil naiknya tetap harus diwaspadai. Pembelajaran tatap muka sudah dimulai, waspadai kantin dan tempat parkir. Di sana tempat siswa bertemu dalam jumlah banyak dan berdekatan, hati-hati,” ujar Presiden Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan channel Youtube Sekretariat Presiden sebagaimana dilihat Solopos.com, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: Loh, Presiden Kok Meresmikan Pabrik Milik Terduga Pengemplang Pajak? 

“Kenaikan sekecil apapun, harus hati-hati, tiga pekan yang lalu Maluku Utara, tetapi sudah melandai, jadi ini tolong diwaspadai. Kemudian dua pekan yang lalu, Papua Barat Sulawesi Barat dan juga Sulawesi Utara sudah mulai melandai, tapi ini juga tolong hati-hati,” lanjut Presiden.

Peningkatan kasus corona beberapa pekan terakhir disebut Jokowi juga terlihat di provinsi Gorontalo, Kalimantan Barat, hingga Sulawesi Tenggara.

“Sedikit mulai merangkak naik tapi apapun meskipun kecil merangkak naik tetap harus diwaspadai. Artinya kenaikan itu ada meskipun kecil,” beber dia.

Maka dari itu, Jokowi meminta ada kontrol atau pengawasan ketat di pembukaan sejumlah sektor dengan skrining aplikasi PeduliLindungi. Terlebih, saat peningkatan kasus Corona terjadi di 105 kabupaten dan kota.

Baca Juga: Resmikan Pabrik Biodiesel, Begini Penegasan Jokowi Soal Energi Fosil 

Jokowi memerintahkan tempat wisata, pasar-pasar untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, demi menekan risiko penularan kasus Covid-19 meningkat.

“Saya minta Gubernur, Kapolda, mengingatkan kepada Bupati, Walikota, Kapolres dan juga Dandim agar tetap meningkatkan kewaspadaan, memperkuat testing dan tracing dan juga tes betul-betul kontak eratnya dengan siapa,” sambung dia.

“Kemudian juga ada 105 kab/kota di 30 provinsi yang kasus positifnya naik, meskipun sekali lagi sedikit tetapi tetap ini harus diwaspadai. Saya ingin mengingatkan kita semuanya memaksimalkan penggunaan platform PeduliLindungi utamanya di mal, tempat-tempat wisata, kemudian di pasar-pasar,” tutup dia.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago