[ X ] CLOSE

PREDIKSI TIMNAS INDONESIA VS MAROKO : Siap Ikuti Jejak Junior

PREDIKSI TIMNAS INDONESIA VS MAROKO : Siap Ikuti Jejak Junior
SOLOPOS.COM - Rahmad Darmawan (JIBI/SOLOPOS/antara)
Rahmad Darmawan (JIBI/SOLOPOS/antara)

Rahmad Darmawan (JIBI/SOLOPOS/antara)

Solopos.com, PALEMBANG — Timnas Indonesia U-23 berpeluang besar mengikuti jejak juniornya, Timnas Indonesia U-19, meraih trofi juara. Hal ini bisa terwujud apabila Timnas mampu melumpuhkan Maroko di partai final cabang olahraga sepak bola di Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (29/9/2013).

Pelatih Rahmad Darmawan meminta pasukannya untuk tidak lengah mengingat tim lawan akan sulit dihadapi. Laga final ini merupakan ulangan pertandingan fase grup. Ketika itu, Indonesia mengalahkan Maroko dengan skor tipis 1-0 lewat gol sundulan Fandi Eko Utomo.

”Lawan Maroko akan sangat tidak mudah. Waktu itu [di fase grup] kami beruntung bisa menang lawan Maroko. Tapi apapun itu, kami sudah masuk fase final. Sangat sulit memprediksi laga final besok [hari ini]. Kami hanya ingin menampilkan yang terbaik,” kata RD, panggilan akrab Rahmad Darmawan, kepada wartawan di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sabtu (28/9/2013).

Timnas U-23 dipastikan lolos ke babak final setelah mengalahkan Turki lewat adu penalti 7-6 usai bermain 0-0 hingga babak perpanjangan waktu di partai semifinal. Sementara Maroko menang tipis atas Arab Saudi 1-0.

”Maroko yang bermain lebih baik dari hari ke hari harus diwaspadai. Mereka waktu itu kalah dengan kami karena keletihan, itu wajar. Tapi sekarang mereka berbeda. Itu yang menjadi hal yang harus kami waspadai. Anak-anak harus bisa memberikan yang lebih dari pertandingan sebelumnya,” sambun RD.

RD meminta anak asuhannya bisa bermain lebih fokus dan memperhatikan kualitas tim. Ia juga menginstruksikan skuatnya agar tak mudah terprovokasi yang menyebabkan hilangnya fokus. RD meminta anak asuhnya tidak protes ke wasit secara berlebihan, hingga lepas kontrol.

Di antara beberapa pemain Maroko, RD menunjuk pemain nomor 18 yang bernama El Karti Walid, sebagai ancaman terbesar timnya.

”Maroko bermain sangat baik. Terutama pemain nomoar 18. Dia sangat cepat dan berbahaya. Maroko itu sangat kuat di ball possesion, mereka bisa membangun serangan yang sangat variatif mulai dari sayap,” kata RD.

Sementara bek Timnas U-23, Alfin Tuasalamony, menilai timnya sudah mulai memiliki kekompakan. Meski begitu, Alfin menilai timnas tetap perlu memperbaiki sejumlah aspek.

”Kalau saya menilai timnas sudah mulai kompak. Tapi harus bisa lebih baik lagi karena masih banyak yang mesti dibenahi,” ujar pemain yang memperkuat CS Vise itu.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago