Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

PPDB 2022, 5 SMPN di Kota Madiun Kekurangan Murid

Sejumlah SMPN di Kota Madiun kekurangan murid dalam PPDB tahap II tahun ajar 2022-2023.
SHARE
PPDB 2022, 5 SMPN di Kota Madiun Kekurangan Murid
SOLOPOS.COM - Wali Kota Madiun, Maidi, saat meninjau pelaksanaan pendaftaran PPDB di SMPN 01 Madiun, Selasa (21/6/2022). (Abdul Jalil/Solopos.com)

Solopos.com, MADIUN — Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022-2023 jenjang SMP Negeri di Kota Madiun telah rampung, Rabu (22/6/2022). Namun, sampai hari terakhir ada lima SMPN yang masih kekurangan peserta didik baru.

Data yang dikutip dari ppdb.madiunkota.go.id, Rabu pukul 21.00 WIB, lima SMPN yang kekurangan murid baru itu SMPN 08, SMPN 09, SMPN 10, SMPN 12, dan SMPN 14. Lima sekolah negeri tersebut tidak bisa memenuhi kuota pagu dari jalur zonasi yang telah ditetapkan Pemkot Madiun.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

SMPN 08 yang diberikan pagu 70 murid hanya ada 37 pendaftar, SMPN 09 dari pagu 79 hanya terisi 48 murid, SMPN 10 dari pagu 126 hanya terisi 91 murid, SMPN 12 dari pagu 96 hanya terisi 53 murid, dan SMPN 14 dari pagu 38 hanya terisi 12 murid.

Dalam rekapitulasi PPDB tahap II, jumlah pendaftar jalur zonasi ada sebanyak 1.422 anak. Padahal pagu yang disediakan sebanyak 1.590 di 14 sekolahan.

Baca Juga: Jambret Dompet Emak-Emak di Ponorogo, Pria Asal Madiun Ditangkap Warga

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan memang masih ada beberapa sekolahan yang belum memenuhi pagu. Sekolah-sekolah yang telah memenuhi pagu rata-rata sekolah nomor atas, seperti SMPN 01, SMPN 02, SMPN 03, dan lainnya. Sedangkan sekolah yang ada di pinggiran kurang diminati.

“Untuk PPDB ini tdak ada perpanjangan,” kata Maidi saat melakukan peninjauan di SMPN 01, Selasa (21/6/2022).

Maidi menuturkan masyarakat memang masih cenderung memilih SMP yang ada di tengah kota. Padahal, secara kualitas pendidikan, semua sekolah di Kota Madiun memiliki kualitas yang sama.

Baca Juga: Hari Jadi Ke-104 Kota Madiun! Penghargaan Diraih, Ekonomi Meningkat

“Di Kota Madiun tidak ada sekolah favorit. Kualitas pendidikan sudah merata. Tapi masyarakat memang cenderung memilih sekolah dengan nomor papan atas, itu sebenarnya juga tidak masalah,” jelasnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode