PP PBSI Terima Permintaan Maaf Yeremia Rambitan

PBSI memastikan telah memberikan teguran keras kepada Yeremia dan keputusan itu dianggap telah menjadi sanksi berat kepada atlet binaan Pelatnas Cipayung tersebut.
SHARE
PP PBSI Terima Permintaan Maaf Yeremia Rambitan
SOLOPOS.COM - Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan saat berlatih dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) SEA Games di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Selasa (19/4/2022). (Antara/Aditya Pradana Putra)

Solopos.com, JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan pebulu tangkis ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan secara resmi telah meminta maaf kepada lembaga dan masyarakat terkait ucapan kasar yang dilontarkan saat berada di SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam.

“Yere sudah minta maaf dan itu sudah luar biasa. Saya kira sanksi sosial dari masyarakat lebih dahsyat untuk menyadarkannya. Dia sudah menelpon saya dan bilang menyesali tindakannya. Ini jadi pelajaran besar bagi karirnya,” kata Sekjen PP PBSI, Muhammad Fadil Imran, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/5/2022).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Yeremia Rambitan mendadak ramai menjadi perbincangan setelah beredarnya video yang merekam ucapan tidak pantas darinya, yang diduga dilontarkan kepada volunteer SEA Games Vietnam di Hanoi, Vietnam. Pada rekaman yang beredar di media sosial, terlihat Yeremia berkomunikasi dengan salah seorang sukarelawan dengan mengucapkan “I love you and I want f*ck you”.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Akibat ucapannya itu, penggemar bulu tangkis di Indonesia pun meradang dan secara terbuka beramai-ramai menegur Yeremia lewat komentar di media sosial.

Fadil menilai apa yang dilakukan oleh Yeremia pada mulanya hanya dilandasi candaan, namun tak disangka justru berbuntut pada aksi netizen yang menganggap hal itu sebagai tindakan kurang pantas dari atlet Indonesia.

Baca Juga: Profil dan Perjalanan Karier Yeremia Rambitan, Ganda Putra Bulu Tangkis

“Dia bermaksud bercanda, tapi persepsi orang-orang berbeda. Kami akan berikan pemahaman mendalam ke dia soal etika. Kami rasa ini penting karena dalam bermedia sosial juga butuh etika, agar dia tidak terpeleset lagi pada kesalahan yang sama,” ujar Fadil.

PBSI memastikan telah memberikan teguran keras kepada atlet yang bersangkutan dan keputusan ini dianggap telah menjadi sanksi berat kepada atlet binaan Pelatnas Cipayung.

Baca Juga: Tiba di Indonesia, Mesut Ozil akan Salat Jumat di Masjid Istiqlal

“Ditambah ada sanksi sosial yang dia terima, pasti akan menjadi pelajaran yang sangat besar bagi Yere,” ungkapnya.

Yeremia secara resmi telah meminta maaf lewat unggahan video di akun Instagram resmi PP PBSI. Dalam video berdurasi sekitar 13 detik, Yeremia mengakui perbuatannya yang menyalahi norma dan telah menyampaikan permintaan maaf kepada sukarelawan menjadi sasaran ucapannya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago