Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

PON 2016 : Atlet Solo Dijanjikan Bonus Rp5 juta

SHARE
PON 2016 : Atlet Solo Dijanjikan Bonus Rp5 juta
SOLOPOS.COM - Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo (JIBI/dok)

PON 2016 bakal diikuti sejumlah atlet dari Solo.

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 59 atlet asal Solo siap membela Jawa Tengah dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 yang akan digelar di Bandung, Jawa Barat, 17-29 September 2016 mendatang. Atlet-atlet tersebut bakal bertanding dalam 17 cabang olahraga (Cabor).

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

Selain atlet, sebanyak 18 pelatih juga bakal mendampingi mereka. Di samping itu, Solo juga mengirim 11 wasit atau juri. Mereka yang berhasil mendapatkan medali bakal dikucuri bonus dari Pemkot Solo.

Para atlet ini memang berangkat ke Bandung, Jawa Barat, sebagai kontingen Jawa Tengah. Meskipun demikian, Pemkot Solo juga siap mengapresiasi atas prestasi yang nantinya bisa mereka raih di ajang PON. Bagi atlet yang bisa membawa pulang emas, maka siap dikucuri bonus Rp5 juta, perak senilai Rp3 juta, dan perunggu Rp1 juta.

“Solo itu ikut mewakili Jawa Tengah. Bonus sebenarnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi. Tapi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap atlet-atlet kita. Nanti itu untuk per atlet. Jadi, jika basket dapat emas, per orang dibonusi Rp5 juta,” papar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat pengukuhan dan pelepasan atlet PON di Loji Gandrung, Minggu (4/9/2016).

Tak hanya diimingi bonus yang lumayan, sebelum berangkat atlet-atlet kebanggaan Kota Bengawan ini juga memperoleh uang saku sebesar Rp2 juta per orang. Bahkan, Wali Kota berniat mengikutkan mereka dalam kirab yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2016 mendatang.

“Solo itu mengirimkan atlet paling banyak di Jawa Tengah untuk PON. Ini membuktikan kontribusi Solo untuk olahraga begitu besar. Maka dari itu, persiapan kita harus lebih baik untuk mendapatkan hasil terbaik,” imbuhnya.

Ketua KONI Solo, Gatot Sugiartono, mengatakan atlet-atlet Solo kian diperhitungkan di Jawa Tengah. Menurutnya, ini sebuah buah pembenahan yang dilakukan di masing-masing Pengkot. Ia berharap bertambahnya jumlah atlet yang mewakili Jateng diikuti dengan prestasi yang bakal diraih di Bandung.

Sementara itu, Kabid Olahraga Roda Dua Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah, Lilik Kusnandar, menargetkan satu emas dari ajang balap motor. Medali itu dibebankan kepada pembalap andalan, Agus Setyawan, yang bakal turun di kelas 110 cc standar. Pada PON 2012 di Pekanbaru, Riau, pembalap yang akrab disapa Iwan ini meraih perunggu.

“Total Jateng mengirim empat pembalap, satu dari Solo. Iwan kami target emas. Saingan berat jelas masih berasal dari Pulau Jawa seperti Yogya, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta, plus Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Dari 59 atlet, kriket paling banyak dengan 10 atlet. Terbanyak kedua adalah anggar dengan delapan atlet, disusul menembak tujuh atlet, serta pencak silat, dan wushu masing-masing lima atlet.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode