Polres Karanganyar Gandeng Admin Medsos Komitmen Perangi Hoaks

Guna menekan persebaran berita hoaks, Polres Karanganyar mengajak admin medsos berkomitmen menyaring berita sebelum ditayangkan di laman mereka masing-masing.
SHARE
Polres Karanganyar Gandeng Admin Medsos Komitmen Perangi Hoaks
SOLOPOS.COM - Personel Seksi Humas Polres Karanganyar berfoto dengan para admin media sosial (medsos) Karanganyar, Rabu (26/1/2022) di wilayah Kecamatan Kerjo, Karanganyar. (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Guna menekan persebaran berita hoaks, Polres Karanganyar melalui Seksi Humas mengajak admin media sosial (medsos) berkomitmen menyaring berita sebelum ditayangkan di laman mereka masing-masing.

Hal ini juga dimaksudkan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ajakan tersebut disampaikan saat pertemuan Polres dengan admin medsos Instagram dan Facebook yang berbasis keanggotaan di Karanganyar dan memiliki banyak pengikut, Rabu (26/1/2022).

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Karanganyar, AKP Agung Purwoko, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi’ Maulla, mengatakan pergeseran peradaban dari era manual menuju digital merupakan realitas kehidupan.

Baca Juga : Hoaks Seputar Covid-19, dari Minyak Kayu Putih hingga Kapur Barus

Untuk itu, Polres Karanganyar mengikuti perkembangan dengan mengoptimalkan bidang teknologi informasi beserta tren yang terjadi.

“Mengingat grup medsos tumbuh masif dan cepat serta perannya sangat strategis untuk membentuk opini, maka Humas Polres Karanganyar menjalin kerja sama dengan para admin medsos,” ujarnya

Bentuk kerja sama tersebut menyamakan persepsi dan komitmen bersama mendukung kamtibmas dengan melakukan seleksi terhadap konten yang masuk atau akan dibagikan ke grup medsos.

Baca Juga : Benarkah Ruqyah Bisa Obati Covid-19? Cek Faktanya

Konten yang diseleksi ini mengarah suku agama ras dan antargolongan (SARA), hoaks, provokasi serta berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kami optimistis kerja sama polisi dengan admin medsos, konten-konten yang berpotensi meresahkan masyarakat dapat disaring dan tidak tayang,” tuturnya.

Diharapkan kerja sama ini terus meningkat sehingga filter informasi menjadi lebih kuat.

Baca Juga : Hoax! Pesan Berantai “Agenda Komunis Internasional RRC” Catut Berita Solopos.com

Sebelumnya, Seksi Humas Polres sudah memiliki sukarelawan antihoaks yang bertugas memberikan edukasi atau pemahaman informasi kepada publik. Sukarelawan tersebut eksis, tetapi perkembangan medsos kian cepat maka diperlukan kerja sama lebih baik.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago