Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Polda Jateng Segera Periksa Terlapor Pemerkosa Wanita Boyolali

Kepolisian Daerah Jawa Tengah atau Polda Jateng segera memanggil terlapor pemerkosa R, wanita asal Simo Boyolali, dalam waktu dekat ini.
SHARE
Polda Jateng Segera Periksa Terlapor Pemerkosa Wanita Boyolali
SOLOPOS.COM - Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, mengaku telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap GWS, pria yang dilaporkan memperkosa wanita Boyolali, R. (Solopos.com-Humas Polda Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Aparat Ditreskrimum Polda Jateng dijadwalkan segera melakukan pemeriksaan terhadap GWS, pria yang dilaporkan melakukan pemerkosaan terhadap wanita asal Boyolali, R.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal M. Qudusy, dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Rabu (26/1/2022).

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

“Rencana GWS dilakukan pemeriksaan oleh penyidik beberapa hari ke depan,” ujar Iqbal.

Baca juga: Pengacara Sebut Wanita Boyolali Pasrah Dirudapaksa, Ini Kata Polisi

Iqbal pun berharap GWS memenuhi panggilan Ditreskrimum Polda Jateng terkait kasus dugaan pemerkosaan yang dilaporkan R. Ia juga meminta GWS bertindak kooperatif selama pemeriksaan.

“Kami dan masyarakat tentunya menunggu kejelasan kasus ini. Supaya yang salah akan tampak salah dan yang benar pasti akan mendapatkan kebenaran,” imbuh Iqbal.

Sebelumnya, GWS dilaporkan telah melakukan pemerkosaan terhadap R, wanita asal Boyolali yang suaminya terjerat kasus perjudian di sebuah hotel di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, akhir Desember lalu. GWS bahkan disebut-sebut korban merupakan anggota polisi yang menjanjikan kepada korban untuk mengurus kasus hukum yang menjerat suaminya.

Meski demikian, laporan R akan tindak pemerkosaan yang dilakukan GWS itu menimbulkan tanda tanya penyidik Polda Jateng. Berdasarkan hasil visum dan rekaman CCTV, Polda Jateng menyebut tidak ada unsur pemerkosaan yang dilakukan GWS terhadap R.

Baca juga: Ini Motif Wanita Boyolali Beri Laporan Palsu Kasus Pemerkosaan

Hal itu pun membuat Polda Jateng berani membuat pernyataan jika ada kemungkinan laporan yang disampaikan R itu palsu. Baik GWS dan R diduga melakukan persetubuhan atas dasar suka sama suka, dan bukan pemerkosaan.

“Unsur-unsur pemerkosaan yang tertuang dalam Pasal 285 KUHP tidak ditemukan. Belakangan pelapor [R] menyatakan dia tidak dipaksa. Kalau penasihat hukum R ingin menambahkan bukti baru terkait kliennya, silakan saja ajukan ke penyidik,” ungkap Iqbal.

Meski demikian, hingga kini Polda Jateng belum mengungkapkan profesi yang dijalani GWS. Sebelumnya, R dalam laporannya menyebut jika pelaku pemerkosaan adalah anggota polisi.

Sementara Iqbal dengan tegas menyatakan jika GWS bukan anggota polisi. Namun, ia belum mengungkap profesi yang dijalani GWS, yang dituduh telah memperkosa R, wanita asal Simo Boyolali itu.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode