top ear
Sukarelawan dari PMI Sragen, PSC 119 Sukowati dan Satlantas Polres Sragen mengevakuasi korban kecelakaan di simpang empat Spesial ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Kamis (4/3/2021). (Istimewa-PMI Sragen)
  • SOLOPOS.COM
    Sukarelawan dari PMI Sragen, PSC 119 Sukowati dan Satlantas Polres Sragen mengevakuasi korban kecelakaan di simpang empat Spesial ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Kamis (4/3/2021). (Istimewa-PMI Sragen)

Pilu, Anak Balita Korban Kecelakaan Maut di Sragen Ternyata 2 Hari Lagi Ultah

Kecelakaan maut yang menelan tiga korban jiwa itu terjadi Kamis sekitar pukul 09.30 WIB melibatkan sepeda motor dan truk tronton. 
Diterbitkan Kamis, 4/03/2021 - 15:42 WIB
oleh Solopos.com/Muh Khodiq Duhri
2 menit baca

Solopos.com, SRAGEN -- Kecelakaan tragis melibatkan sepeda motor Honda Vario hitam berpelat nomor AD 3387 BNE dan truk tronton  AD 1628 LA, di Ring Road Selatan Sragen, tepatnya di Simpang Empat Spesial, Kamis (4/3/2021) pagi, menelan tiga korban jiwa yang merupakan satu keluarga.

Kecelakaan maut itu menyisakan kisah pilu karena ternyata salah seorang korban yakni Kenzie Shakura Christalline pada Sabtu (6/3/2021) akan berulang tahun ketiga.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Solopos.com, Kenzie lahir di Sragen pada 6 Maret 2018. Tragis, ajal lebih dulu menjemput bocah balita itu dua hari sebelum ia berulang tahun.

Baca juga: Tragis, Ibu dan 2 Anak Meninggal Terlindas Truk Tronton di Sragen

Diberitakan, tiga orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut di simpang empat Spesial Sragen itu adalah Kiki Novita Sari, 28, warga Dukuh Jomblang, RT 017/RW 005, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen dan dua anak perempuannya yakni Zhelzinka Arthadeztina, 11, dan Kenzie Shakura Christalline, 3.

Kepala Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen, Aris Sudaryanto, kepada Solopos.com, menjelaskan tidak mengetahui mau ke mana Kiki dan dua anaknya itu sebelum terjadi kecelakaan. Menurutnya, suami dari Kiki, Soni Darsono bekerja sebagai sopir truk.

Saat kecelakaan yang merenggut nyawa tiga anggota keluarganya terjadi, Soni Darsono sedang berada di Jakarta.

“Sekarang bapaknya dalam perjalanan pulang dari Jakarta,” papar Aris.

Instalasi Gawat Darurat

Dalam pemberitaan sebelumnya menginformasikan kecelakaan maut yang menelan tiga korban jiwa itu terjadi Kamis sekitar pukul 09.30 WIB. Sepeda motor dan truk sama-sama melaju dari arah timur dengan posisi sepeda motor berada di depan.

Sesampainya di perempatan Spesial, tiba-tiba sepeda motor yang ditumpangi Kiki dan dua anaknya berhenti. Di saat bersamaan, datang truk tronton yang ingin berbelok kiri. Sopir truk tronton diduga terlambat menyadari sepeda motor yang berhenti di depannya.

Baca juga: Ini Identitas Ibu dan 2 Anak Meninggal Terlindas Truk Tronton di Sragen

Kemudian, sepeda motor dihantam truk dari arah belakang.

Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno, mengatakan satu korban mengalami penurunan kesadaran di lokasi kejadian. Sementara dua korban meninggal dunia di lokasi.

Satu korban koma selanjutnya dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Sementara dua korban meninggal dunia dilarikan ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Baca juga: Terjadi Lagi! Overheat Picu Kebakaran Pabrik, Kali Ini di Pedan Klaten

Ketiga korban rata-rata mengalami luka parah pada bagian kepala dan patah tulang. Namun, beberapa saat kemudian, nyawa korban koma, yakni Zhelzinka tidak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhirnya menyusul adik dan ibunya.

“Setelah selesai merespons kecelakaan, kami menyemprotkan disinfektan ke lokasi kejadian sebagai bagian dari protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19,” papar Suwarno.


Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya