ilustrasi layanan telepon dan SMS (Freepik).
Espos Plus Bisnis

PHK Besar-Besaran Indosat dan Senjakala Layanan Telepon & SMS

Disrupsi teknologi mengancam keberlangsungan operator telekomunikasi. Kini, semakin jarang orang yang memanfaatkan layanan telepon dan SMS akibat gempuran instant messenging seperti WhatsApp yang menawarkan layanan lebih praktis dan hemat tentunya.

Solopos.com, JAKARTA – Dua dekade silam, layanan telepon dan short message service (SMS) masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern. Bagaimanapun, masyarakat kala itu banyak terbantu dengan layanan telepon dan SMS itu. Sampai-sampai ada kelakar yang mengatakan lebih baik perut lapar daripada kehabisan pulsa.

Namun, segalanya berubah sejak media sosial dan instant messaging berkembang dengan pesat dalam satu dasawarsa terakhir. Dewasa ini, aplikasi-aplikasi instant messaging atau mobile messenger amat digandrungi masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Masyarakat yang sebagian besar sudah memiliki smartphone menggunakan aplikasi-aplikasi ini sebagai sarana untuk mempermudah komunikasi. Lalu, benarkah layanan telepon dan SMS sudah memasuki masa senja?

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode