top ear
Petugas BRT Trans Semarang Curang, Sebagian Pendapatan Melayang...
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi BRT Trans Semarang yang melayani koridor VII. (Instagram-@transsemarang)

Petugas BRT Trans Semarang Curang, Sebagian Pendapatan Melayang...

Pendapatan Bus Rapid Tramsit (BRT) Trans Semarang bocor. Kecurangan petugas ticketing armada (PTA) dituding sebagai penyebab sebagian kebocoran pendapatan moda transportasi Kota Semarang itu.
Diterbitkan Minggu, 21/07/2019 - 10:50 WIB
oleh Solopos.com/Newswire,
2 mnt baca -

Semarangpos.com, SEMARANG — Pendapatan Bus Rapid Tramsit (BRT) Trans Semarang bocor. Kecurangan petugas ticketing armada (PTA) dituding sebagai penyebab sebagian kebocoran pendapatan moda transportasi Kota Semarang itu.

Kepala Badan Layanan Umum  UPTD Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan mengungkapkan, masih ada kebocoran pendapatan di BRT Trans Semarang. Hal ini terungkap saat dilakukan sidak pengecekan tiket kepada pengguna jasa di koridor I–VII oleh manajemen.

“Padahal selama ini pihak BLU UPTD Trans Semarang giat melalukan sidak. Hasil temuan ini tentunya mengejutkan dan membuat geram,” tuturnya dalam siaran pers, Jumat (19/7/2019). Ade menjelaskan dari investigasi yang dilakukan pihak BRT kepada oknum PTA yang kedapatan berbuat curang tersebut memiliki berbagai modus kecurangan.

Modus tersebut di antaranya, penumpang yang tidak diberi tiket padahal sudah membayar, tiket penumpang bekas atau tertinggal yang dijual kembali, penyalahgunaan tiket pengganti, dan tiket diberikan tidak sesuai dengan tarif, misalnya tiket pelajar dijual kepada penumpang umum. “Padahal PTA yang menjadi ujung tombak utama pelayanan kepada masyarakat, semestinya bersikap jujur, karena pendapatan diperoleh dari hasil penjualan tiket,” ujarnya.

Menurutnya, jika PTA terbukti melakukan kecurangan tiket akan langsung diberikan SP3 atau surat pemecatan. Ade menyebutkan, saat ini BLU UPTD Trans Semarang tengah bekerja keras meningkatkan pendapatan. Salah satunya dengan memberikan promo pembayaran non tunai, yakni Go Pay dan Link Aja.

Secara total, target pendapatan perusahaan pada 2019 sejumlah Rp31,94 miliar. Per Juni 2019, realisasi pendapatan senilai Rp14,39 miliar, dengan kontribusi pemasukan non tunai Rp1,3 miliar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Editor : Rahmat Wibisono ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :


berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini