PERTUMBUHAN EKONOMI : Tarif Rumah Sakit Naik Picu Inflasi

SHARE
PERTUMBUHAN EKONOMI : Tarif Rumah Sakit Naik Picu Inflasi
SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Pertumbuhan ekonomi, tarif rumah sakit mengalami kenaikan

Harianjogja.com, JOGJA — Inflasi Kota Jogja di bulan Februari 2017 mengalami penurunan 0,23% dari bulan lalu yakni menjadi 0,36%. Bukan hanya cabai rawit dan bawang merah yang menyumbang inflasi, tetapi juga adanya kenaikan tarif listrik dan tarif rumah sakit.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY JB Priyono mengungkapkan kenaikan harga cabai rawit yang kini menembus harga rata-rata Rp130.000 per kilogram, memberikan andil pada inflasi Jogja sebesar 0,04% dengan kenaikan harga mencapai 16,12%. Dia mengatakan, naiknya tarif listrik juga memberikan andil sebesar 0,19% dengan kenaikan 4,30%.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

“Tetapi ternyata tidak hanya komoditas bumbu-bumbuan saja. Jasa kesehatan atau tarif rumah sakit baikĀ  4,76 persen dan memberi andil 0,06 persen terhadap inflasi Kota Jogja,” ujar Priyono dalam rilis Berita Resmi Statistik di Kantor BPS DIY, Rabu (1/3/2017).

Kendati beberapa kelompok pengeluaran mengalami kenaikan, beberapa komditas juga mengalami penurunan. Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga memberikan andil menahan inflasi Kota Jogja.

Angkutan udara mengalami penurunan sebesar 10,21% dengan memberikan andil -0,16%. Pada komoditas bahan pangan, daging ayam ras, telur ayam tras dan daging sapi juga mengalami penurunan harga yang relatif signifikan.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago