Pertimbangkan Ini Sebelum Memutuskan Bercerai atau Bertahan

Sebelum memutuskan apakah hendak bercerai atau bertahan, ada sejumlah poin yang harus Anda pertimbangkan baik-baik.
SHARE
Pertimbangkan Ini Sebelum Memutuskan Bercerai atau Bertahan
SOLOPOS.COM - Ilustrasi bercerai. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Sebelum memutuskan apakah hendak bercerai atau bertahan, ada sejumlah poin yang harus Anda pertimbangkan baik-baik. Sebab perpisahan dengan pasangan juga tidak menjamin Anda lebih bahagia.

Kecuali mungkin pasangan Anda berselingkuh berkali-kali seperti dilakukan Aris dalam Layangan Putus, mungkin Anda tidak perlu lagi ragu memutuskan bercerai atau bertahan. Namun, perlu diingat bahwa perceraian bukanlah satu-satunya solusi atas permasalahan kehidupan perkawinan Anda. Simak tips asmara kali ini agar tidak gegabah berpisah.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Pertimbangkan tujuh tip berikut untuk membantu Anda memutuskan apakah bercerai atau bertahan dalam perkawinan seperti dilansir dari Yourtango dan Bisnis.com pada Selasa (18/1/2022) :

1. Cari pola bukan hanya masalah

Jika masalah berat dalam pernikahan Anda seringkali terjadi dan pasangan tidak mau berubah, Anda sedang menghadapi masalah yang jauh lebih besar. Jika pasangan Anda memiliki pola perilaku yang sama yang mengganggu, menyakiti dan mengancam pernikahan Anda inilah saatnya bagi Anda untuk move on.

2. Pastikan Anda berdua berjuang bersama

Pertimbangkan apakah pasangan masih bersedia berjuang bersama atau tidak sebelum memutuskan bercerai. Pernikahan Anda tidak akan membaik secara ajaib. Jika Anda tidak mau memperbaiki pernikahan Anda, itu tidak akan menjadi lebih baik. Jika pasangan Anda tidak melihat adanya masalah atau tidak bersedia untuk memperbaiki pernikahan Anda, maka kecil kemungkinannya keadaan akan berubah.

Baca Juga: Waduh! Angka Perceraian di Klaten Tahun Ini Naik Tajam

Jika Anda berdua bersedia meluangkan waktu dan upaya yang diperlukan untuk membangun pernikahan yang berhasil, ada baiknya Anda mencobanya. Tetapi jika pasangan Anda menolak untuk mengakui masalah dan tetap melakukan perilaku bermasalah, perceraian mungkin menjadi pilihan terbaik Anda.

3. Identifikasi pelanggar kesepakatan

Beberapa perbedaan nilai tidak dapat didamaikan. Misalnya, jika Anda sangat menginginkan anak tetapi pasangan Anda benar-benar tidak ingin memilikinya, itu bukanlah sebuah kesepakatan. Meskipun Anda mungkin dapat membujuk pasangan Anda untuk berubah pikiran jika Anda berjanji untuk merawat anak itu sendiri 100 persen setiap saat, intinya adalah: Pada akhirnya, salah satu dari Anda harus menyerah. punya anak, atau tidak.

Jika sumber konflik Anda dengan pasangan Anda berkisar pada pelanggar kesepakatan, kemungkinan Anda menyelesaikannya cukup tipis karena kebencian dapat muncul (jika belum). Perceraian akan membantu Anda melanjutkan dan fokus pada tujuan Anda dengan cara yang lebih sehat.

4. Luangkan waktu bersama

Tidak ada yang ingin terjebak dalam pernikahan yang tidak bahagia, tetapi bercerai juga bukan solusi bahagia! Anda mungkin mempertimbangkan untuk tinggal dan mencoba menyelesaikannya, atau setidaknya menunggu waktu Anda sampai Anda yakin bahwa perceraian adalah pilihan yang tepat.

Baca Juga: Para Artis Ini Bongkar Trik Penuhi Kebutuhan Biologis Setelah Bercerai

Namun, jika pasangan Anda baru saja melewati batas yang tidak akan pernah Anda abaikan, seperti kekerasan fisik, jangan bertahan. Perlu waktu untuk memilah-milah perasaan Anda dan mempertimbangkan semua pilihan Anda sebelum Anda menuntut perceraian, tetapi jika Anda dalam bahaya, pergilah.

5. Dengarkan hatimu

Anehnya, kebanyakan orang yang bercerai masih memiliki perasaan terhadap pasangannya pada tingkat tertentu. Meskipun mereka mungkin tidak lagi “jatuh cinta”, mereka mungkin memiliki “perasaan cinta” terhadap pasangan mereka. Jika Anda sangat mencintai pasangan Anda sehingga Anda bahkan tidak tahan untuk mendengarkan dia bernafas, Anda berada di jalan satu arah menuju perceraian, jadi buatlah keputusan demi kebahagiaan Anda sendiri.

Baca Juga: 20 Tahun Berumah Tangga, Iis Dahlia Sempat Punya Keinginan Bercerai

6. Lihatlah keuangan Anda

Perceraian itu emosional, tetapi emosi murni tidak boleh menjadi kekuatan pendorong utama di balik keputusan Anda. Ini mungkin terdengar dingin, tetapi Anda perlu melihat keuangan Anda dengan baik, panjang dan realistis sebelum Anda memutuskan untuk bercerai.

7. Lihat semua pilihan Anda

Mustahil untuk mengetahui apakah perceraian akan menjadi keputusan yang baik untuk Anda kecuali Anda mengetahui pilihan Anda. Dimana kamu akan tinggal? Bisakah Anda menjual rumah Anda? Seharusnya kamu? Di mana anak-anak Anda akan tinggal? Seberapa sering Anda akan melihat mereka? Seperti apa kehidupan mereka nantinya?

 

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago