PERSIS Takluk Atas Persita, 0-2

SHARE
PERSIS Takluk Atas Persita, 0-2
SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

TANGERANG–Persis Solo versi Divisi Utama PT Liga Indonesia (DU PTLI), terpaksa pulang dengan tangan hampa usai dilibas Persita Tangerang 2-0 di Stadion Benteng, Senin (6/2) sore. Dari hasil itu, Persis terdepak ke kasta papan bawah di klasemen sementara Grup 1.

Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan pelatih Persis, Didik Listyantoro, tampil menggebrak di menit-menit awal pertandingan. Peluang sempat singgah di kubu Persis saat Handri menerobos benteng pertahanan Persita hingga tinggal head to head dengan kiper. Sayangnya, tendangan gelandang nomor punggung 18 itu masih mengarah tipis di atas mistar gawang.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Tuan rumah berhasil menyelamatkan kedudukan menjadi 1-0 lewat gol Rio Ramandika di menit ke-27. Rio berhasil melesatkan bola ke sarang gawang Tri Windu setelah sendirian melewati Noah Romuald, Rendi Saputra dan Doly Romadhan Sultan. Hasil itu bertahan hingga turun minum.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Di babak ke dua, gawang Tri Windu kembali jebol oleh tendangan Rishadi F di menit ke-63. Kedudukan 2-0 bertahan hingga wasit Rahmat Afriadi meniup peluit panjang. Dari itu, Persita yang ditukangi Ely Idris mampu menduduki puncak klasemen Grup 1 sementara ini dengan poin 15 dari delapan pertandingannya. Sebaliknya, Persis kian mendekat ke posisi juru kunci dengan poin enam atas tujuh pertandingan, atau di atas peringkat 11 yang disandang PSGL dengan poin satu dari enam pertandingan.

Didik mengakui lini pertahanannya sangat keropos dalam kesempatan Senin sore itu. “Jelas ini karena lini belakang keropos, saya heran dan bertanya-tanya mengapa begini,” katanya saat dihubungi Solopos.com, Senin petang.

Dia mengklaim anak didiknya mampu memberi perlawanan untuk tim yang dinilainya terlalu kuat untuk ukuran Persis itu. Dua gol Persita yang dibangun dari penguasaan bola dianggapnya cukup membuktikan rapuhnya Noah dkk. “Recovery beberapa hari cukup jadi bukan soal kecapekan, ini benar-benar keropos. Itu “PR-nya”. Kurang koordinasi antara pemain bek,” gerutu Didik.

Pelatih asal Sragen itu juga menegaskan Diego Mendieta dkk juga dihadapkan sederet peluang bikin gol. Sayangnya, bomber-bomber pilihannya itu masih mandul.

(JIBI/SOLOPOS/Oriza Vilosa)



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago