Pernik-Pernik Imlek Mulai Ramai Diburu Pembeli di Pasar Gede Solo

Pernik-pernik untuk perayaan Tahun Baru Imlek di Pasar Gede Solo mulai ramai diburu pembeli, paling banyak terjual kue keranjang.
SHARE
Pernik-Pernik Imlek Mulai Ramai Diburu Pembeli di Pasar Gede Solo
SOLOPOS.COM - Keramaian di salah satu toko penjual pernik-pernik Imlek di Pasar Gede Solo, Senin (17/1/2022). (Solopos/Afifa Enggar Wulandari)

Solopos.com, SOLO — Pernik-pernik Imlek mulai ramai diburu pembeli di Pasar Gede Solo menjelang perayaan Tahun Baru China yang bertepatan dengan 1 Februari 2022 mendatang. Penjual aneka perlengkapan imlek di Pasar Gede Solo menyebut penjualan pernik-pernik Imlek 2022 cukup ramai.

Jefri Sanjoko, penjual aneka perlengkapan Imlek di Pasar Gede Solo, menuturkan penjualan menjelang Imlek 2022 lumayan ramai meski tak seramai waktu sebelum pandemi. “Sementara masih sama, tapi lebih ramai yang sekarang [2022],” jelas Jefri saat ditemui Solopos.com, Senin [17/1/2022].

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Dagangan yang paling laris di warung Jefri adalah kue keranjang. Kue keranjang yang ia jual sangat beragam. Ada kue hasil produksi di Soloraya, Tegal, dan beberapa daerah lain. Harga yang dipasarkan untuk satu kilogram kue keranjang berkisar Rp20.000-Rp25.000.

Baca Juga: Asyik! Imlek di Solo Tahun ini Kembali Dimeriahkan 1.000 Lampion

Meski tak banyak keramaian seperti sebelum pandemi, pemasangan lampion di area Pasar Gede Solo menurut Jefri dapat membantu menaikkan penjualan pernik-pernik Imlek di warungnya.

Sementara itu, penjual pernik-pernik Imlek lainnya di Pasar Gede, Novita, juga mengakui ada kenaikan penghasilan pada 2022. Ia mengatakan ada perbedaan tingkat keramaian di tokonya saat menjelang Imlek. “Lebih ramai tahun ini. Ini saja masih menjelang sudah terasa ramainya. Lumayan,” terang perempuan yang kerap disapa Vita itu.

Baca Juga: Terhalang Pandemi, Perayaan Imlek di Solo Tak Kehilangan Arti

Hawa Imleknya Sudah Terasa

Seperti di toko Jefri, barang yang paling banyak terjual di toko milik Vita juga kue keranjang. Selain itu, manisan dan cokelat juga banyak diburu. Baru setelahnya hiasan-hiasan seperti lampion, tempelan pintu, lilin, menjadi komoditas yang tak kalah larisnya.

Sementara itu, Nani Sanjaya, penjual baju dan pernik-pernik Imlek di Pasar Gede Solo juga merasakan meningkatnya keramaian pembeli saat menjelang Imlek. Ia menjual berbagai macam pakaian Imlek, seperti kaus yang bertuliskan ucapan-ucapan Imlek, gaun Cheongsam, kemeja, dan baju barongsai untuk anak-anak.

Baca Juga: Semangat Imlek, Kebinekaan Jadi Kekuatan Indonesia

Nani mengatakan hasil penjualan baju di tokonya sudah cukup lumayan. Hawa Imlek sudah cukup terasa sebab penjualan sudah agak membaik. Saat ramai, ia mengaku bisa menjual 10 potong baju Imlek. Baju-baju itu dijual mulai dari harga Rp50.000-Rp95.000.

“Menjelang Imlek saat ini memang hanya satu dua, tapi lumayan, hawa Imleknya sudah terasa,” ujar Nani saat ditemui Solopos.com, Senin (17/1/2022). Pembeli di toko Nani tak hanya warga Solo. Wisatawan yang melintas di kawasan Pasar Gede juga sering mampir di tokonya.

Baca Juga: Tahun Baru Imlek Di Kelenteng Pasar Gede Solo, Pelita Abadi Menyala 15 Hari

Nani mengatakan apabila lampion Imlek di Pasar Gede Solo sudah dinyalakan, ia akaan membuka toko hingga malam hari. Menurutnya pemasangan lampion di Kawasan Pasar Gede Solo akan meningkatkan jumlah penjualan di tokonya. “Semakin meningkat tentunya. Kalau ada lampion kita buka sampai malam,” imbuhnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago