Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Pernah Kerja di Luar Negeri, Alasan Kades Pilih Menantu Jadi Perdes

Inspektorat Karanganyar telah memeriksa Kades Plumbon, Suwaji, terkait polemik seleksi perdes. Hasil pemeriksaan diketahui Suwaji memilih menantunya, Joko Sujiyanto, karena pernah bekerja di luar negeri.
SHARE
Pernah Kerja di Luar Negeri, Alasan Kades Pilih Menantu Jadi Perdes
SOLOPOS.COM - Pengumuman hasil seleksi Perangka Desa Plumbon, Tawangmangu, Karanganyar yang diunggah Eka Widyayu Wardani di Instagram. (Instagram)

Solopos.com, KARANGANYAR — Pernah bekerja di luar negeri. Ternyata itulah alasan Kades Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Suwaji, memilih menantunya, Joko Sujiyanto, sebagai perangkat desa. Tepatnya Kasi Pemerintahan. Joko, menurut Suwaji, diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk desa lewat pengalamannya.

Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas Inspektur (Kepala Inspektorat) Karanganyar, Suprapto, seusai mengklarifikasi Suwaji dan pihak lain terkait proses pengisian perangkat Desa Plumbon, Jumat (17/12/2021), di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Pertimbangannya kepala desa yang pertama adalah yang bersangkutan [Joko Sujiyanto] pernah bekerja di luar negeri sehingga berpengalaman membantu melaksanakan pekerjaan di desa. Kedua, dia sudah bekerja dan berperilaku baik sehingga akan memberikan kontribusi positif kepada desa,” ujarnya.

Baca Juga: Menantu Kades Terpilih Jadi Perangkat Desa, Peserta Curiga

Suprapto mengatakan hasil klarifikasi ini akan dianalisis oleh tim penyelesaian permasalahan perangkat desa. “Nanti hasil klarifikasi ini akan dianalisa oleh tim,” imbuhnya.

Suprapto menjelaskan pemanggilan Kades Plumbon tersebut berkaitan dengan adanya protes salah satu peserta seleksi perdes, Eka Widyayu Wardani. Eka mempertanyakan pemilihan menantu kades menjadi perdes. Ia mengunggah pertanyaan itu ke Instagram sehingga menjadi viral di media sosial.

“Hari ini tim penyelesaian permasalahan perangkat desa memanggil Kades, panitia seleksi, dan camat [Camat Tawangmangu, Agus Dwiyanto]. Tujuannya untuk mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi pada agenda pengisian perdes tersebut. Ini baru tahap klarifikasi,” jelasnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode