[x] close
top ear
Riandika Yossy Kartika. (Instagram/@yossykartikaas)
  • SOLOPOS.COM
    Riandika Yossy Kartika. (Instagram/@yossykartikaas)

Pernah Jualan Es Lilin Keliling, Ini Kisah Hidup Yossy Si Penjual Gorengan Cantik di Jogja

Yossy Kartikasari, penjual gorengan cantik di Jogja membagikan kisah hidupnya kepada Solopos.com saat siaran langsung, Selasa (23/6/2020).
Diterbitkan Selasa, 23/06/2020 - 20:00 WIB
oleh Solopos.com/Nugroho Meidinata
2 menit baca

Solopos.com, SOLO — Perempuan kelahiran Sukoharjo, Riandhika Yossy Kartikasari akhir-akhir ini menyita perhatian publik lantaran muncul sebagai penjual gorengan cantik di Jogja.

Dara yang menghabiskan masa kecilnya hingga tiga tahun di Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah ini pernah berjualan keliling es lilin.

Kisah Sedih Sopir Angkuta Wonogiri, Antre 6 Jam untuk Berangkatkan Penumpang

Yossy, sapaan akrabnya berjualan es lilin untuk membantu kedua orang tuanya. Hal tersebut ia lakoni sejak kelas enam Sekolah Dasar (SD) hingga kelas satu Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Keliling pakai motor sendiri kelas 6 SD sampai 1 SMP. Yang bikin kadang orang tua kadang aku. Tiap jam 16.00 jualan keliling. Disuruh orang tua jualan,” ungkap Yossy saat siaran langsung bersama Solopos.com, Selasa (23/6/2020).

Sudah Lansia, Penabrak Mesin SPBU Bhayangkara Solo Terancam Dipenjara 5 Tahun

Selama membantu berjualan kedua orang tuanya itu, Yossy kerap mendapatkan hinaan dari orang-orang yang melihatnya.

Meskipun begitu, ejekan tersebut ia gunakan sebagai cambuk agar semangat dan lebih sukses di kemudian hari.

Guru Olahraga di SMP Karanganyar Cabuli Murid Sampai Hamil Ternyata Warga Sragen

“Diejekin sih waktu jualan sama-sama orang, ‘eh masih kecil jualan’. Buat motivasi diri nanti kalau suatu saat sukses bisa sombong sedikit lah ya,” tambah dia.

Berdarah Sukoharjo

Yossy, penjual gorengan cantik di Jogja ini menumpang lahir di Sukoharjo, 12 November, 26 tahun silam.

Kedua orang tua Yossy mempunyai darah dari wilayah Soloraya. Ayahnya asli Matesih, Karanganyar.  Sementara ibunya berasal dari desa di dekat hutan karet, Sukoharjo.

Rugi Ratusan Juta Rupiah, Ini Harapan Pemilik SPBU Bhayangkara Solo

Setelah tiga tahun tinggal di Bekonang, Yossy kemudian pindah ke Jogja.

Setelah lulus SMP, Yossy memutuskan untuk melanjutkan studi ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan tata boga.

Jadi Tersangka, Ini Sopir Mobil yang Tabrak Mesin Pompa di SPBU Bhayangkara Solo

Jurusan tersebut ia ambil lantaran semenjak kecil ia bercita-cita sebagai koki.

“Cita-citanya pengin jadi koki, dulu sekolah di jurusan tata boga,” terang Yossy.

Tingkatkan Pendidikan Islam, MIM AKA Bakal Berdiri di Mojogedang Karanganyar

Maka dari itu, kini Yossy menggeluti usaha berjualan risol mayo, yang ia jual secara daring atau online.

 

View this post on Instagram

 

Pengakuan Yossy jualan makanan sejak kecil demi jadi koki…

A post shared by SOLOPOS – Solopos.com (@koransolopos) on


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini