Permohonan Bansos Sembako Untuk Warga Isoman Meroket, Pemkab Karanganyar Kewalahan

Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar mengungkapkan permohonan bantuan sosial atau bansos sembako untuk warga Karanganyar yang menjalani isolasi mandiri.
Permohonan Bansos Sembako Untuk Warga Isoman Meroket, Pemkab Karanganyar Kewalahan
SOLOPOS.COM - Ilustrasi bantuan sembako. (Antara)

Solopos.com, KARANGANYAR – Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar mengungkapkan permohonan bantuan sosial atau bansos sembako untuk warga Karanganyar yang menjalani isolasi mandiri meningkat tajam selama sepekan terakhir.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinsos Karanganyar, Gunarto, ketika dihubungi Solopos.com, Senin (5/7/2021). Dia mengatakan selama sepekan terakhir permintaan bantuan sembako untuk warga yang menjalani isolasi mandiri lebih dari 100 paket sehari. Selama sepekan terakhir, menurutnya Dinsos Karanganyar sudah mengirimkan sembako sebanyak 1.000 paket.

Baca Juga: PPKM Darurat, 4 Jalur Masuk ke Sukoharjo Disekat

“Saat ini kami terus mendapatkan permohonan suplai sembako untuk warga yang menjalani isolasi mandiri. Jumlahnya terus bertambah setiap harinya. Kami juga masih bersiap karena berdasarkan pantauan kami dari data Dinkes Karanganyar saja kemarin dalam sehari ada penambahan pasien sebanyak 400 orang. Pastinya akan ada pengajuan lagi sejumlah penambahan itu,” ujar dia.

Gunarto mengaku saat ini Dinsos Karanganyar mulai kewalahan dengan tingginya permintaan untuk bansos sembako. Menurutnya kondisi saat ini setiap Dinsos Karanganyar menambah stok di gudang selalu habis untuk disalurkan kepada masyarakat.

“Setiap kami stok itu selalu habis. Makanya stok yang ada di gudang itu selalu tipis jumlahnya yang tersisa. Tapi kami akan terus berusaha untuk mengakomodasinya agar semua warga yang menjalani isolasi mandiri bisa mendapatkan bantuan tanpa terkecuali,” imbuh dia.

Baca Juga: Jangan Tertipu Lur, Tak Ada Pos Polisi Bukan Berarti Tak ada Penyekatan di Wonogiri

Untuk menjaga kelancaran suplai sembako bagi warga yang menjalani isolasi mandiri, Gunarto mengatakan pihaknya selalu berkomunikasi dengan pihak ketiga yang menyuplai kebutuhan sembako. Koordinasi dengan mitra saat ini lebih diintensifkan dua kali lebih banyak dibandingkan sebelumnya.

“Untuk saat ini mitra kami [penyuplai sembako] hanya satu saja. Makanya kami terus berkoordinasi jangan sampai ada hambatan. Tapi sampai saat ini beruntung tidak ada kendala berarti. Semua masih bisa diakomodasi walaupun kadang masih perlu menunggu satu sampai dua hari,” ucap dia.

Adanya hal tersebut, Gunarto mengimbau kepada warga yang menjalani isolasi mandiri untuk bersabar.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago