;

Penuh Drama! Pesilat Karangpakel Klaten Gagal Sabet Emas di SEA Games

Khoirudin Mustakim, pesilat asal Klaten menyumbangkan medali perak untuk kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2021 di Vietnam, Senin (16/5/2022).
SHARE
Penuh Drama! Pesilat Karangpakel Klaten Gagal Sabet Emas di SEA Games
SOLOPOS.COM - Pesilat asal Klaten, Khoirudin Mustakim, sujud syukur di halaman rumahnya Dukuh Jurangkajong, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk setelah menuntaskan nazar berlari dari Salatiga hingga Klaten, Senin (18/10/2021). (Taufiq Sidik Prakoso/Solopos)

Solopos.com, KLATEN — Khoirudin Mustakim, pesilat asal Klaten menyumbangkan medali perak untuk kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2021 di Vietnam, Senin (16/5/2022). Laga final yang diikuti Mustakim dinilai penuh drama.

Mustakim turun di kelas B 50-55 kg. Mustakim masuk ke babak semifinal setelah memenangi pertarungan melawan pesilat Singapura.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Pesilat asal Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk itu melaju ke laga final SEA Games setelah menumbangkan pesilat tuan rumah, Vietnam. Pada babak final, Mustakim melawan pesilat Malaysia, Muhammad Hairi Adib.

Mustakim sempat memimpin skor pertandingan. Pada detik-detik terakhir, Mustakim dianggap melayangkan tendangan ke arah wajah lawannya dan dinyatakan sebagai pelanggaran. Insiden itu membuat nilai Mustakim dikurangi hingga skor berbalik unggul untuk lawannya.

Meski belum mendapatkan medali emas, Ngatmi beserta orang tua dan keluarga besarnya tetap bangga dengan prestasi yang diraih Mustakim selama ini.

Baca Juga: Mustakim Pesilat Klaten 11 Jam Lari Tuntaskan Nazar, Ini Foto-Fotonya

Ekspedisi Energi 2022

Di Klaten, suasana rumah Mustakim tak kalah seru. Keluarga besar Mustakim menonton bareng pertandingan laga final pencak silat SEA Games 2021 di Vietnam melalui layar televisi di rumah keluarga tersebut di Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk. Selama pertandingan berlangsung, keluarga Mustakim dibikin degdegan.

Hal itu seperti yang diungkapkan salah satu kakak Mustakim, Ngatmi. Dia menjelaskan kedua orang tuanya, Paini Kisma Suwita dan Samiyem pun ikut menonton pertandingan tersebut.

“Rasanya tidak degdegan lagi tetapi sudah panas-dingin. Jantung mau copot selama menyaksikan pertandingan,” kata Ngatmi, kepada Solopos.com, Senin.

Sebagai informasi, Mustakim memiliki segudang medali dari berbagai ajang pertandingan silat yang dia ikuti, seperti medali perak pada ajang World Pencak Silat Championship 2018 di Singapura. Mustakim juga peraih medali perak SEA Games 2019 di Manila.

Baca Juga: Mustakim Peraih Emas PON Papua Lari 58 Km dari Salatiga ke Klaten

Dia juga meraih medali emas di World Beach Pencaksilat Championship 2019 di Thailand. Mustakim juga meraih emas pada ajang Belgia Open 2019. Pada PON XX Papua tahun 2021, Mustakim menyumbangkan medali emas untuk Jawa Tengah.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Klaten, M. Nasir, mengapresiasi prestasi yang diraih Mustakim meraih medali perak pada ajang SEA Games.

“Semoga ini menjadi motivasi kepada atlet lain terutama di Klaten untuk bisa berprestasi,” kata Nasir.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago