Pengumuman! Proyek SPAM Wosusokas Masih Tahap Lelang

Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM Regional Wosusokas sudah memasuki tahap lelang untuk pembangunan instalansi pengolahan air (IPA).
SHARE
Pengumuman! Proyek SPAM Wosusokas Masih Tahap Lelang
SOLOPOS.COM - Reservoir tempat pengolah air dari Waduk Gajah Mungkur (WGM) di Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri. Foto diambil belum lama ini. (Solopos/Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI — Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM Regional Wosusokas sudah memasuki tahap lelang untuk pembangunan instalansi pengolahan air (IPA). Sumber air baku proyek tersebut bersumber dari Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.

Direktur Umum dan Keuangan Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Utama Jawa Tengah, Amir Tohari, mengatakan saat ini progres proyek SPAM Regional Wosusokas dalam tahap lelang, khususnya untuk IPA yang dekat dengan reservoir/silo. Jika proses lelang berjalan lancar, proses pembangunan IPA akan dimulai pada Juli atau Agustus 2022. Sementara untuk pembangunan pipa akan mulai dibangun sekitar September 2022.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Proses lelang memang berjalan cukup lama, membutuhkan waktu empat hingga lima bulan. Sebab proses lelang ini berskala Internasional. Tapi proses lelang berjalan cukup lancar,” kata Amir saat dihubungi Solopos.com pada Jumat (20/5/2022) siang.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Sejauh ini proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala. Amir mengklaim proyek SPAM Wosusokas sudah mendapat dukungan dari pemerintah daerah terkait. Pemerintah Kabupaten Wonogiri sebagai tuan rumah telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk merealisasikan pembangunan tahap awal.

“Alhamdulillah lancar semua. Dari Pemerintah Wonogiri juga sangat mendukung. Kemarin Sabtu (14/5/2022), pak bupati Wonogiri juga sudah bertemu Dirjen Cipta Karya di Waduk Gajah Mungkur untuk mengecek lokasi,” ucapnya.

Baca Juga: Revitalisasi WGM Wonogiri Telan Rp28,9 Miliar, Kapan Mulai Digarap?

Menurutnya lahan yang digunakan pembangunan SPAM Regional Wosusokas seluruhnya milik pemerintah. Sehingga tidak ada pembebasan lahan milik warga. Jika pun ada, jumlahnya sedikit dan sudah diselesaikan. Sebab sebelum pembangunan dimulai, komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sudah dilakukan terus menerus.

Jalur pipa SPAM Regional Wosusokas akan melewati lahan pemerintah yang ada di sepanjang Sungai Bengawan Solo. Panjang pipa jaringan distribusi utama (JDU) sepanjang 60 km-70 km dari Wonogiri hingga Plesungan, Mojosongo, Solo.

Pembangunan SPAM Regional Wosusokas dibagi menjadi dua tahap. Pada tahap pertama, IPA yang dibangun berkapasitas 750 liter/detik. Wonogiri mendapat jatah 150 liter/detik. Sukoharjo mendapat jatah 300 liter/detik. Karanganyar mendapat 50 liter/detik. Sementara Solo menerima 200 liter/detik

“Estimasi pembangunan IPA tahap pertama di Waduk Gajah Mungkur selesai akhir 2023. Pada tahap kedua, IPA yang dibangun hanya di dua daerah, yaitu Sukoharjo dan Solo dengan kapasitas IPA sebesar 700 liter/detik. Untuk solo mendapatkan 500 liter/detik. Sedangkan Sukoharjo 200 liter/detik,” jelas dia.

Baca Juga: Keren Lur! WGM Wonogiri akan Dilengkapi Jembatan Kaca Rp4,20 Miliar

Dua Kecamatan

Direktur PDAM Giri Tirta Sari Wonogiri, Sumarjo, menuturkan proyek SPAM Regional Wosusokas akan mengaliri dua kecamatan di Kabupaten Wonogiri, yaitu Kecamatan Wonogiri dan Kecamatan Selogiri. Tiga reservoir dibangun untuk menyalurkan air ke dua kecamatan tersebut. Masing-masing reservoir berkapasitas 50 liter/detik. Sehinga totalnya 150 liter/detik di Wonogiri.

“Pertama, Reservoir Grobog dengan area layanan Sendang, Wuryorejo, Giritirto, dan Giripurwo. Kedua, Reservoir Jatibedug, area layanannya Bulusulur, Wonoboyo, dan Purwosari. Ketiga, Reservoir Tenongan, area layanannya Pare, Kepatihan, Jendi, Pule, Singodutan, Jaten, Nambangan, Kalinancar, Gemantar, dan sebagian Giriwono,” terang Sumarjo saat ditemui Solopos.com, Jumat (20/5/2022).

Kepala Badan Perencanaan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang), Heru Utomo, menuturkan pembangunan IPA di dekat reservoir ditargerkan selesai pada tahun 2022 ini.

“Kemarin dari Kementerian PUPR meninjau langsung ke lokasi bermaksud untuk memastikan tahun ini IPA dekat reservoir bisa selesai dibangun. Nilai anggarannya sekitar Rp220 miliar,” ujarnya saat dihunungi Solopos.com, Jumat (20/5/2022).



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago