Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Pengumuman! Pilkades Serentak 67 Desa di Klaten Paling Cepat Digelar Juli 2023

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Klaten pada 2023 direncanakan digelar antara Juli-Agustus 2023.
SHARE
Pengumuman! Pilkades Serentak 67 Desa di Klaten Paling Cepat Digelar Juli 2023
SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemberian suara pemilihan umum (JIBI/Solopos/Antara/Dok.)

Solopos.com, KLATENPemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Klaten pada 2023 direncanakan digelar antara Juli-Agustus 2023. Rencananya, ada 67 desa yang bakal menggelar Pilkades.

Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Administrasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten, Agung Kristantana, mengatakan sesuai rencana awal Maret 2023 mulai dilakukan persiapan tahapan Pilkades.

PromosiPromo Menarik, Nginep di Loa Living Solo Baru Bisa Nonton Netflix Sepuasmu!

“Kalau tidak Juli atau Agustus 2023, nanti pemilihannya dan pelantikan pada akhir September 2023. Itu baru rancangan. Saat ini masih terus dibahas,” kata Agung saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat (9/12/2022).

Proses pemungutan suara belum menerapkan sistem elektronik atau e-voting. Pilkades serentak 2023 tak jauh berbeda dengan Pilkades sebelumnya atau dengan pencoblosan.

“Kemarin ada arahan dari Kemendagri menggunakan e-voting. Tetapi memang butuh persiapan. Selain biaya besar, jaringan [internet] juga harus kuat,” kata dia.

Baca Juga: Siap-Siap! 67 Desa di Klaten bakal Gelar Pilkades Tahun Depan

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

Disinggung jumlah desa yang bakal menggelar Pilkades, Agung mengatakan untuk saat ini ada 67 desa yang bakal menggelar Pilkades pada 2023. Selain lantaran masa jabatan Kades yang saat ini menjabat habis pada 2023, Pilkades digelar di desa-desa yang kini mengalami kekosongan pejabat Kades definitif dan sementara diisi penjabat (Pj) Kades.

Ada 23 desa yang kini jabatan Kades diisi Pj. Kades. Kekosongan pejabat Kades di 23 desa mayoritas lantaran Kades definitif meninggal dunia. Selain meninggal dunia, ada dua desa yang mengalami kekosongan pejabat Kades lantaran pejabat sebelumnya tersangkut kasus pidana dan satu desa mengalami kekosongan lantaran Kades mengundurkan diri.

Jumlah desa yang menggelar Pilkades tahun depan dimungkinkan bertambah. Pasalnya, ada potensi Kades yang kini menjabat mengundurkan diri lantaran maju menjadi calon anggota legislatif (Caleg) Pemilu 2024.

Kilas Balik 2022 - Emagz Solopos

Baca Juga: 80 Kades di Soloraya Ikuti Program Kades Masuk Kampus

Agung menjelaskan bagi Kades yang masih aktif dan ingin maju menjadi caleg wajib mengundurkan diri.

“Saat pendaftaran di KPU wajib mengundurkan diri,” ungkap dia.

Disinggung jumlah Kades yang bakal mendaftarkan diri menjadi caleg, Agung belum mengetahui. Namun, ada sekitar empat Kades yang kini masih aktif dimungkinkan maju menjadi caleg. Mereka rata-rata Kades yang sudah menjabat selama tiga periode.



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode