[ X ] CLOSE

Pengumuman! Jalan Protokol di Klaten Ditutup Lebih Awal Cegah Covid-19

Jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten mencapai 16.240 kasus. Sebanyak 5.023 orang menjalani perawatan di rumah sakit (RS)/isolasi mandiri.
Pengumuman! Jalan Protokol di Klaten Ditutup Lebih Awal Cegah Covid-19
SOLOPOS.COM - Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu (tiga dari kiri) memimpin penutupan ruas jalan di simpang tiga Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Sabtu (3/7/2021) sore. (Solopos.com/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN –Tim gabungan memajukan jadwal penutupan jalan protokol guna mencegah persebaran Covid-19 di Klaten, menjadi pukul 16.00 WIB, mulai Sabtu (3/7/2021). Seluruh elemen masyarakat diminta menaati kebijakan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, ada tiga ruas jalan yang ditutup tim gabungan di Kabupaten Bersinar. Yakni Jl. Veteran sampai Jl. Pemuda (simpang tiga Masjid Agung Al Aqsha-simpang tiga Tugu Adipura). Jl. Mayor Kusmanto (simpang empat Pandanrejo-simpang empat MAN 1 Klaten). Jl. Kopral Sayom (simpang tiga Las Kaka-simpang tiga Jetak).

Semula, penutupan jalan di tiga ruas jalan itu dimulai Rabu (30/6/2021) pukul 21.00 WIB-05.00 WIB. Dasar penutupan itu, Surat Edaran (SE) bupati Klaten No. 443.5/136 dan Instruksi Bupati Klaten No: 4 Tahun 2021. Yakni tentang Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 dalam Kondisi Zona Merah di Kabupaten Klaten.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Darurat, Kapolda Jateng Pantau Penyekatan di Prambanan Klaten

Selang beberapa hari, kebijakan tersebut diubah. Tim gabungan menutup tiga ruas jalan lebih awal sejak, Sabtu (3/7/2021) sore. Perubahan jadwal penutupan lebih awal itu sesuai Surat Instruksi Mendagri RI No.5/2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19.

Oleh karena itu, Jl. Veteran sampai Jl. Pemuda mulai ditutup sejak pukul 16.00 WIB-05.00 WIB. Sedangkan dua ruas jalan lainnya di tutup sejak pulul 20.00 WIB-05.00 WIB. Kedua ruas jalan yang lain tersebut, yakni Jl. Mayor Kusmanto (simpang empat Pandanrejo-simpang empat MAN 1 Klaten). Serta Jl. Kopral Sayom (simpang tiga Las Kaka-simpang tiga Jetak).

“Penutupan ini berlangsung selama PPKM darurat [hingga 20 Juli 2021]. Pengendara dari arah Solo ke Jogja dialihkan ke Jl. Bypass Klaten. Begitu juga dari arah Jogja ke Solo dialihkan ke jalur lingkar utara. Ini untuk mengurangi kerumunan di tengah pandemi Covid-19,” kata Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, saat ditemui wartawan di Simpang Tiga Masjid Al Aqsha Klaten, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat Jawa-Bali Dimulai, Ini Kata Habib Novel

Akses Jalan di Klaten Ditutup

Selain jalan ditutup, AKBP Edy Suranta Sitepu juga mengimbau ke seluruh elemen masyarajat untuk stay at home selama berlangsung PPKM darurat. Nantinya, sentra kulineran di pusat perkotaan juga akan ditutup mulai pukul 20.00 WIB.

“Di Alun-alun Klaten ada sentra kuliner. Nanti ditutup mulai pukul 20.00 WIB. Saya mengimbau warga untuk tetap di rumah. Apalagi, ada imbauan Sabtu dan Minggu di rumah saja,” katanya.

Hal senada dijelaskan Kasatlantas Polres Klaten, AKP Abipraya Guntur Sulistiasto. Nantinya, tiga jalur jalan yang ditutup aksesnya tersebut bakal dijaga tim gabungan di Klaten. Selama PPKM Darurat Covid-19 di Klaten

“Kami mendukung kebijakan Pemkab Klaten. Dengan pertimbangan agar tidak ada kerumunan di kota selama PPKM darurat,” katanya.

Baca juga: Diburu Warga, Vitamin C dan Susu “Beruang” Langka Di Klaten

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Supriyono, mengatakan penutupan akses di tiga jalan di kawasan perkotaan untuk mendukung penuh program PPKM darurat. “Penutupan ini untuk membatasi mobilitas warga ke pusat kota,” katanya.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan Penambahan kasus Covid-19 di Klaten masih tinggi, yakni mencapai 496 orang dalam sehari, Jumat (2/7/2021). Di sisi lain, jumlah angka kematian karena terpapar virus corona di Kabupaten Bersinar mencapai 28 orang.

“Jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten mencapai 16.240 kasus. Sebanyak 5.023 orang menjalani perawatan di rumah sakit (RS)/isolasi mandiri. Kemudian ada 10.350 orang dinyatakan telah sembuh. Lalu 867 orang telah meninggal dunia,” kata Cahyono Widodo.

 

 



Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago