Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Pengisian Perdes di Kurung Klaten Berpotensi Berhenti di Tengah Jalan

Proses pengisian perangkat desa di Desa Kurung, Kecamatan Ceper dimungkinkan bakal terhenti setelah Kepala Desa (Kades) Kurung, Mujiyoto, meninggal dunia Sabtu (6/8/2022) malam.
SHARE
Pengisian Perdes di Kurung Klaten Berpotensi Berhenti di Tengah Jalan
SOLOPOS.COM - Kades Kurung, Mujiyoto

Solopos.com, KLATEN — Proses pengisian perangkat desa di Desa Kurung, Kecamatan Ceper dimungkinkan bakal terhenti setelah Kepala Desa (Kades) Kurung, Mujiyoto, meninggal dunia, Sabtu (6/8/2022) malam. Hanya, Pemkab masih akan memastikan sekali lagi apakah proses pengisian perangkat desa di desa tersebut berlanjut atau tidak.

Sebagai informasi, Desa Kurung menjadi salah satu dari 263 desa yang membuka lowongan pengisian perangkat desa. Seperti di desa lainnya, tahapan pendaftaran di Desa Kurung sudah dibuka pada Kamis-Jumat (4-5/8/2022).

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Ada 41 pendaftar untuk dua lowongan perangkat desa di Kurung. Kedua lowongan itu, yakni Kaur Umum dan Perencanaan (17 pendaftar) dan Kasi Pemerintahan (24 pendaftar). Di tengah tahapan pengisian perangkat desa berlangsung, Kades Kurung, Mujiyoto, meninggal dunia pada Sabtu malam lantaran sakit.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan tim dari Pemkab masih melakukan kajian ihwal tahapan pengisian perangkat desa di Kurung. Lantaran hal itu, Mulyani belum bisa memastikan apakah proses pengisian perangkat desa di Kurung bisa dilanjutkan atau tidak.

“Perlu dikaji karena di sana akan kami isi Pj. [penjabat] Kades. Otomatis nanti akan diisi dari ASN atau oleh Sekdes di sana tinggal dilihat saja nanti kajiannya seperti apa. Kalau nanti [Pj. Kades] diisi dari ASN, ya mohon maaf. Mungkin tahapannya tidak akan dilanjutkan dulu sampai menunggu ada Kades definitif dari pemilihan kepala desa pada 2023,” kata Mulyani saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Selasa (9/8/2022).

Baca Juga: Kades Kurung Klaten Meninggal, Kelanjutan Pengisian Perdes Belum Jelas

Mulyani menjelaskan pada proses pencalonan pengangkatan perangkat desa, posisi jabatan Kades harus diampu oleh pejabat definitif. Pengisian perangkat desa tak bisa dilakukan ketika jabatan Kades diampu oleh seorang Pj. Kades yang berasal dari unsur ASN. Alasannya, untuk menjaga netralitas dan independensi ASN.

“Pada proses pelantikan [perangkat desa terpilih] juga harus dilakukan oleh Kades definitif. Ketentuannya itu ada dan sudah diatur melalui Perda. Untuk kondisi di Kurung ini memang kondisi darurat. Nanti dilihat kajian yang dilakukan oleh Pj. Sekda dan Asisten 1 [Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat] seperti apa,” jelas dia.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekreatiat Daerah (Setda) Klaten, Jaka Purwanto, mengatakan kajian terkait pengisian perangkat desa di Kurung masih dilakukan. Selain kajian yang dilakukan di Kurung, ada kajian yang dilakukan ke desa lainnya yang kondisi Kades saat ini sakit.

Jaka menjelaskan ada salah satu Kades di wilayah Kecamatan Karangnongko yang saat ini sakit dan desa membuka lowongan perangkat desa.

Baca Juga: Lulusan S2 Ini Ikut Daftar Lowongan Perangkat Desa di Demakijo Klaten

“Satu desa Kades berhalangan karena sakit. Ini masih kami kajian. Apakah kades itu pada waktu yang diperlukan dia harus menguji secara keterangan dari dokter bisa atau tidak. Kalau ternyata tidak, akan bagaimana nanti akan kami kaji,” jelas Jaka.

Jaka menjelaskan Kades ikut dalam proses tes pengisian perangkat desa kali ini. Sebagai informasi, tes pengisian perangkat desa digelar selama dua hari. Tes asessment sosial kultural pada Selasa (23/8/2022).

Tes asessment sosial kultural dilakukan oleh tim yang terdiri dari dua orang, yakni satu orang dari unsur perguruan tinggi mitra kerja sama dan Kades. Hari kedua, yakni tes akademik berupa ujian tertulis dan praktik komputer yang digelar perguruan tinggi mitra kerja sama TP3D, Rabu (24/8/2022).

Sebagai informasi, ada 5.309 pelamar lowongan perangkat desa di 263 desa di Klaten dengan total lowongan sebanyak 455 formasi. Jumlah itu termasuk para pelamar lowongan perangkat desa di Desa Kurung, Kecamatan Ceper sebanyak 41 orang.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode