PENGANIAYAAN WONOGIRI : Mengamuk di Acara Campursari, Pemuda Eromoko Ditangkap Polisi

PENGANIAYAAN WONOGIRI : Mengamuk di Acara Campursari, Pemuda Eromoko Ditangkap Polisi
SOLOPOS.COM - Korban aksi mengamuk di lokasi pertunjukkan campursari di Eromoko, Wasman (kanan), menjalani perawatan di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, Wonogiri, Minggu (4/9/2016). (Istimewa)

Seorang pemuda di Wonogiri ditangkap polisi karena bikin onar di acara campurcari.

PromosiKonflik Warga Desa Pakel dan Korporasi Potret Kegagalan Reforma Agraria

Solopos.com, WONOGIRI – Seorang warga Eromoko Wetan RT 01/RW 03, Eromoko, diamankan polisi karena mengamuk di tengah pertunjukan campursari di Tegalrejo, Eromoko, Minggu (4/9/2016). Akibat peristiwa itu, satu warga mengalami luka karena terkena sabit.

Kapolres Wonogiri, AKBP Ronald Reflie Rumondor, melalui Kasat Reskrim, AKP Eko Marudin, mengatakan pihaknya menerima penyerahan pelaku tindak kekerasan tersebut atas nama Teguh Aryanto, 23, dari warga Eromoko. Pelaku tersebut diamankan karena telah mengamuk dan melukai seorang warga Bolakrejo RT 02/RW 01, Tegalrejo, Eromoko, Wasman, 50, dengan senjata tajam berupa sabit.

“Diduga pelaku melakukan tindak pidana menggunakan senjata tajam bukan peruntukannya dan atau dugaan tindak pidana penganiayaan, sebagai mana dimaksud dlm pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12/1951 dan atau pasal 351 KUHP,” kata dia kepada wartawan, Minggu.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan polisi, pada hari tersebut pelaku mendatangi lokasi pertunjukan campursari di Gabelan Kidul RT 01/RW 05, Tegalrejo, Eromoko. Pelaku berniat mencari seseorang yg di duga telah melakukan pemukulan terhadapnya ketika pertunjukan campursari pada hari Kamis (1/9/2016). Namun pelaku juga tidak mengetahui secara pasti orang yang diduga telah memukulnya.

Pelaku akhirnya mengamuk di lokasi pertunjukkan campursari itu. Beberapa kali pelaku mengayunkan sebuah sabit ke orang-orang yang sedang berjoget di depan panggung. Tak berapa lama datang korban, Wasman, yang bermaksud menghentikan ulah pelaku.

“Namun pelaku memberontak dan sempat terjatuh. Saat terjatuh, pelaku menyabetkan celuritnya ke kaki korban,” kata Eko. Tidak lama kemudian warga berdatangan dan menghentikan aksi pelaku. Warga kemudian menyerahkan pelaku ke Polsek Eromoko.

Korban yang mengalami luka pada kakinya kemudian dibawa ke RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, Wonogiri, untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan pelaku dan barang bukti berupa sebuah sabit yang digunakannya untuk melukai kaki korban saat ini diamankan di Markas Polres Wonogiri.

“Pelaku kami amankan. Kami juga memanggil para saksi,” kata dia.

 


Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago