top ear
Tutup Iklan
Penetapannya Dianulir, Cakades Toyogo Sragen Irianto Tuntut Ganti Rugi Via Jalur Hukum
  • SOLOPOS.COM
    Seorang warga melihat gambar Cakades Irianto di pinggir Jalan Tunjungan-Gondang, Dukuh Jaten, Toyogo, Sambungmacan, Sragen, Rabu (11/9/2019). (Solopos/Tri Rahayu)

Penetapannya Dianulir, Cakades Toyogo Sragen Irianto Tuntut Ganti Rugi Via Jalur Hukum

Calon kepala desa (Cakades) Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Irianto, berencana menempuh jalur hukum dan menuntut ganti rugi atas penganuliran namanya dari daftar cakades tetap Desa Toyogo.
Diterbitkan Kamis, 12/09/2019 - 20:35 WIB
oleh Solopos.com/
2 mnt baca -

Solopos.com, SRAGEN -- Calon kepala desa (https://soloraya.solopos.com/read/20190912/491/1018170/cakades-toyogo-sambungmacan-dianulir-karena-kesalahan-tim-ums-ini-kata-bupati-sragen" title="Cakades Toyogo Sambungmacan Dianulir Karena Kesalahan Tim UMS, Ini Kata Bupati Sragen">Cakades) Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Irianto, berencana menempuh jalur hukum dan menuntut ganti rugi atas penganuliran namanya dari daftar cakades tetap Desa Toyogo.

Irianto menolak pembatalan Surat Keputusan (SK) No. 141.1/16/Pan.Pilkades Toyogo/2019 tertanggal 6 September 2019 tentang penetapan cakades Toyogo. Sikap Irianto tersebut dituangkan dalam secarik kertas dibubuhi materai Rp6.000 dan dilayangkan kepada Panitia Pilkades Toyogo, ditembuskan kepada Camat, Kapolsek, dan Danramil Sambungmacan, serta Kapolres, Bupati, Kodim, dan media massa.

Pernyataan tertulis itu dibuat Irianto pada Rabu (11/9/2019) sore. Irianto berencana menunjuk penasihat hukum untuk melakukan gugatan hukum atas penganuliran namanya dari daftar https://soloraya.solopos.com/read/20190911/491/1018089/tak-terima-dianulir-cakades-toyogo-sragen-irianto-bertekad-tetap-maju" title="Tak Terima Dianulir, Cakades Toyogo Sragen Irianto Bertekad Tetap Maju">Cakades Toyogo.

jeda.id

Sebelumnya nama Irianto dianulir setelah ada kesalahan penjumlahan nilai hasil tes tertulis yang dilakukan tim dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Anak Irianto, Agus Susilo, 30, mengaku bapaknya sedang menyusun draf gugatan ke jalur hukum. Agus menerangkan surat yang ditandatangani Irianto itu untuk menunjukkan sikap Irianto yang tidak terima atas keputusan rapat pleno di Balai Desa Toyogo, Selasa (10/9/2019) malam.

Agus menerangkan Irianto diberi waktyu 1 x 24 jam untuk bersikap dan bila tidak bersikap dianggap menerima dan legawa.

“Kami tidak terima dengan keputusan itu. Persoalan ini berkaitan dengan harga diri kami. Sebagai keluarga tidak punya diperlakukan seperti itu. Kami menuntut ganti rugi material dan akan mengajukan gugatan ke jalur hukum,” ujarnya.

Ketua Panitia https://soloraya.solopos.com/read/20190911/491/1017949/cakades-patihan-sragen-tepergok-kampanye-di-sekolah" title="Cakades Patihan Sragen Tepergok Kampanye di Sekolah">Pilkades Toyogo, F.X. Sumarno, menyatakan Panitia Pilkades Toyogo tetap melaksanakan tahapan Pilkades 2019. Dia menyatakan Panitia Pilkades Toyogo juga tetap merespons surat yang dilayangkan Irianto kepada Panitia Pilkades Toyogo.

“Kami masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kalau Pak Irianto mau menggugat silakan saja itu diperbolehkan,” katanya.

Camat Sambungmacan Y. David Supriyadi mengaku mendapat tembusan surat dari Irianto yang tidak terima dengan penganuliran itu. David segera menyampaikan hal itu kepada Panitia Pilkades Kabupaten Sragen.

“Kami menyarankan kepada Panitia Pilkades Toyogo tetap melaksanakan tahapan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan tidak ada solusi lain untuk permasalahan penganuliran cakades di Toyogo, Sambungmacan, Sragen. Bupati pun tidak mau mengambil diskresi tentang adanya enam cakades di Toyogo karena dalam Perda dan perbup maksimal 5 cakades per desa.

“Tidak, tetap lima cakades [di Toyogo]. Bila Pak Irianto tidak menerima, silakan menempuh jalur hukum. Tidak ada solusi lain,” katanya.

Editor : Suharsih ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkini