[ X ] CLOSE

PENEMUAN BAYI KARANGANYAR : Mayat Bayi Terbungkus Plastik Ditemukan di Saluran Irigasi Jaten

PENEMUAN BAYI KARANGANYAR : Mayat Bayi Terbungkus Plastik Ditemukan di Saluran Irigasi Jaten
SOLOPOS.COM - Ilustrasi bayi (Dok/JIBI)

Seorang warga yang tengah mancing ikan menemukan mayat bayi dibungkus kantong plastik di saluran irigasi wilayah Jaten, Karanganyar.

Solopos.com, KARANGANYAR — Mayat bayi berusia 5 bulan-6 bulan ditemukan seorang warga yang tengah memancing ikan di saluran irigasi di Desa Jetis, Jaten, Sabtu (23/12/2017) pukul 11.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, mayat bayi itu terbungkus kantong plastik warna hitam. Tas plastik itu tersangkut kail pancing milik warga Boyolali, Parjito, 33. Saat kejadian, Parjito sedang memancing di saluran irigasi itu.

Dia melempar kail dan menancapkan joran di tanah. Setelah itu, dia turun ke sawah membantu orang tuanya. Selang beberapa saat, Parjito kembali mengecek joran. Dia melihat posisi kail berubah.

Dia bergegas menggulung senar pancing. “Pas diangkat yang tersangkut kantong plastik warna hitam. Dia mengira isi kantong plastik itu daging ayam atau hewan lain. Ternyata setelah dibuka mayat bayi,” kata Kapolsek Jaten, AKP Mardiyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu.

Mardiyanto menjelaskan Parjito datang ke rumah orang tuanya di Desa Jetis, Jaten, untuk berlibur. Dia memanfaatkan waktu luang dengan memancing dan turun ke sawah.

Parjito memberi tahu temuan itu kepada orang tuanya, Parni, 52. Parni melaporkan hal itu kepada kepala desa.

“Kami dapat laporan dari kepala desa. Tim dari Inafis Polres Karanganyar dan dokter puskesmas datang mengecek. Menurut dokter puskesmas, usia bayi yang meninggal itu 5-6 bulan. Dugaan sementara bayi itu belum lama meninggal. Belum sampai satu hari,” tutur Mardiyanto saat ditanya hasil pemeriksaan awal dari dokter puskesmas.

Polisi membawa mayat bayi ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk proses autopsi. Di sisi lain, polisi menanyai warga di sekitar lokasi kejadian. Salah satunya Paini.

“Dari keterangan Bu Paini, banyak yang lalu lalang sebelum penemuan mayat bayi. Tetapi rata-rata laki-laki. Semoga kami lekas menemukan pelaku maupun orang tua bayi. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap dia.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago