Pendapatan Box Office Amerika Serikat Naik Rp45 Triliun pada 2021

Film superhero jadi penyumbang kenaikan pendapatan box office Amerika Serikat.
SHARE
Pendapatan Box Office Amerika Serikat Naik Rp45 Triliun pada 2021
SOLOPOS.COM - Spider-Man: No Way Home. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO-Pendapatan box office Amerika Serikat dilaporkan naik menjadi 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp45 triliun sepanjang tahun 2021. Dikutip dari The Hollywood Reporter pada Minggu (2/1/2022), hal tersebut menunjukkan pemulihan yang tengah terjadi secara berangsur-angsur di industri film dan bioskop sejak pandemi Covid-19.

Meskipun pendapatan box office Amerika Serikat naik lebih dari 101 persen jika dibandingkan sepanjang 2020, pendapatan film bioskop masih tertinggal jauh dibandingkan sebelum pandemi. Menurut Comscore, pendapatan untuk tahun 2021 masih tertinggal 60 persen dibanding pada 2019 yang pada saat itu meraup US$11,4 miliar (Rp162 triliun).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Namun meski pendapatan box office naik perlu diingat bahwa sebagian besar bioskop masih tutup selama kuartal pertama 2021 dan baru dibuka kembali pada Maret di Amerika Serikat. Comscore dan National Association of Theatre Owners mencatat apabila periode April hingga Desember 2021 dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019, maka selisihnya menjadi sekitar 40 persen.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Baca Juga: Jessica Mila Pegang Teguh Prinsip Gaya Hidup Hemat

Sementara apabila digabung dengan pendapatan box office di luar Amerika Serikat, Comscore memperkirakan pendapatan global akan mencapai hampir US$21 miliar (Rp299 triliun).  Sepanjang 2021, penonton bioskop di Amerika didominasi oleh orang muda yang berusia 18 hingga 34 tahun. Mereka kebanyakan menonton film-film superhero, aksi, dan horor. Sementara penonton berusia 35 tahun ke atas tampaknya lebih enggan untuk kembali ke bioskop.

“Ketika melihat film-film Top 40 tahun 2021, jelas bahwa film dengan daya tarik kaum muda memiliki nasib baik di bioskop dengan kelompok demografis yang dulu sulit dipahami yang berusia 18 hingga 24 tahun,” kata Paul Dergarabedian dari Comscore.

Ia mengatakan film-film yang memiliki daya tarik bagi kaum muda akan membantu pemulihan industri bioskop. Meski demikian, Dergarabedian berharap kelompok demografi yang lebih dewasa juga dapat mendominasi penonton bioskop pada periode-periode ke depan.

Judul-judul film superhero disebut menempati lima teratas dari 10 besar film yang diputar di bioskop Amerika.  Film Spider-Man: No Way Home termasuk menjadi film yang paling banyak ditonton. Film ini telah memecahkan rekor sebagai rilis pertama era pandemi yang menghasilkan lebih dari US$1 miliar Rp14 triliun) di seluruh dunia.

Baca Juga: Aktris Betty White The Golden Girls Meninggal di Usia Nyaris Seabad

Setelah No Way Home, film teratas lainnya diikuti oleh Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings (US$224,5 juta atau Rp3,1 triliun), Venom: Let There Be Carnage (US$212,5 juta atau Rp3 triliun), dan Black Widow (US$183,7 juta atau Rp2,6 triliun).



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago