SOLOPOS.COM - Ilustrasi pencabulan (JIBI/Solopos/Dok.)

Pencabulan Wonogiri, kisah tragis dialami remaja yang dicabuli ayah tirinya setelah sebelumnya digilir lima pemuda.

Solopos.com, WONOGIRI — ADR, 30, warga Bantargebang, Bekasi, yang tinggal di Wonogiri, mencabuli anak tirinya, Au, 14. Sebelumnya, Au juga menjadi korban pencabulan oleh lima orang pemuda.

Promosi Beli Emas Bonus Mobil, Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio untuk Nasabah Loyal

Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Muhamad Kariri, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Muhammad Toha, mengungkapkan ADR sudah berulang kali melakukan aksi serupa pada anak tirinya. Menurutnya, kali terakhir ADR melancarkan aksi bejatnya di pinggir jalan area Plasa Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Sabtu (13/5/2017) pukul 05.00 WIB.

ADR nekat mencabuli anak tirinya karena suka. “Karena sering ketemu dan bernafsu terhadap korban,” jelas Kasatreskrim ketika dihubungi Solopos.com, Senin (22/5/2017).

Ekspedisi Mudik 2024

Kariri menambahkan tersangka dilaporkan ke polisi oleh ayah kandung Au, PS, yang tinggal di Sungai Langkai, Batam. Ayah kandung Au melaporkan ayah tiri Au setelah mendapat informasi dari petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Wonogiri.

“Kasus ini pengembangan dari kasus sebelumnya yang digilir lima orang. Korbannya sama, tapi ini kasus baru,” jelas Kariri.

ADR dijerat Pasal 81 UU No. 17/2016 tentang perubahan atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Kasus tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Wonogiri. Saat ini ADR sudah dijebloskan ke ruang tahanan Polres Wonogiri.

Sebelumnya, Au digilir lima orang. Dia mulanya diajak bertemu oleh salah satu pelaku Ru, 21, di sebuah tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di Wonogiri, Kamis (9/5/2017) pukul 18.00 WIB. Setelah bertemu, Au diajak ke sekitar Alun-alun Giri Krida Bakti menggunakan minibus Daihatsu Espass.

Sesampainya di sekitar Alun-alun Giri Krida Bakti, tiga pelaku lain yakni Dp, 23; Ag, 19; dan Dj, 16, telah menunggu. Di hadapan mereka tersaji miras yang mereka tenggak bersama-sama.

Tak berselang lama, datang satu pelaku lain, Am, 21, dan pesta miras berlangsung hingga Rabu pukul 03.30 WIB. Dalam keadaan mabuk, Au dibawa kelima pelaku menggunakan minibus tersebut mampir ke GOR Giri Mandala sebentar kemudian ke gardu pandang Waduk Gajah Mungkur (WGM).

Sesampainya di gardu pandang WGM, Au dicabuli oleh Dj dan Ru di dalam minibus. Selanjutnya Au dibawa ke Plasa WGM dan dicabuli oleh Ag. Setelah itu, Au dibawa ke sekitar Gunung Gandul dan digilir oleh Dj, Ag, Am, Ru, dan Dp.

Setelah puas melakukan aksi bejat mereka, para pelaku menurunkan Au di belakang GOR Giri Mandala dan meninggalkannya di sana. Lantaran terlihat kebingunan, Au diantarkan pulang ke rumahnya oleh salah satu warga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya