Penangkapan Begal Payudara di Klaten Berawal dari Rekaman CCTV

Rekaman closed circuit television (CCTV) yang memuat video terduga pelaku begal payudara di Klaten menjadi modal kuat aparat polisi untuk membekuk tersangka.
Penangkapan Begal Payudara di Klaten Berawal dari Rekaman CCTV
SOLOPOS.COM - Tangkapan layar wajah orang yang diduga melakukan aksi begal payudara di wilayah Kecamatan Klaten Tengah. (Istimewa/instagram klaten_24jam)

Solopos.com, KLATEN – Rekaman closed circuit television (CCTV) yang memuat video terduga pelaku begal payudara di Klaten menjadi modal kuat aparat polisi untuk membekuk tersangka.

Sebelumnya, wajah pelaku yang tertangkap kamera CCTV beredar di berbagai akun media sosial. Salah satunya diunggah melalui akun instragram @klaten_24jam pada Selasa.

Unggahan foto diduga pelaku tersebut dibarengi dengan imbauan agar warga lebih berhati-hati ketika berpapasan dengan pelaku. “Tag temen2mu lur biar lebih berhati-hati. Terakhir beraksi di jl. Seruni Tonggalan. Hati2 jika bertemu atau berpapasan dengan yang ada di foto.. Jika ada keadian lagi silahkan lapor ke polisi, karena data2 pelaku sudah di kumpulkan…

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Klaten Ditangkap, Mengaku Beraksi 10 Kali

Satreskrim Polres Klaten menangkap seorang pria yang diduga menjadi pelaku begal payudara. Dari pengakuannya, pelaku sudah beraksi sebanyak 10 kali.

Pelaku berinisial F, 31, warga Kecamatan Klaten Tengah. Pelaku ditangkap di rumahnya Selasa (30/11/2021) pagi. “Pelaku sudah ditangkap,” kata Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Abdillah, saat dimintai konfirmasi Solopos.com, Selasa.

Sebelumnya, seorang ibu berinisial V berumur 38 tahun yang diduga menjadi korban begal payudara melapor ke Polres Klaten. Dia menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan pelaku sebulan lalu di Jl. Seruni, Klaten Tengah.

Baca Juga: Diduga Korsleting, Tower BTS di Simo Boyolali Terbakar

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Aksi asusila dilakukan pelaku dengan berkendara sepeda motor dan memepet korban.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana, mengatakan dari pengakuan pelaku, dia sudah melakukan aksi tersebut sebanyak 10 kali. “Yang melapor ke polres baru satu korban,” kata Kasatreskrim.

Belum diketahui motif pelaku melakukan aksi tersebut. Pelaku masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Klaten. “Saat ini yang bersangkutan masih kami lakukan pemeriksaan,” kata dia.

Baca Juga: Katrol Unik Masjid di Kahuman Klaten, Perkampungan Tertua di Indonesia


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago