[x] close
top ear
Pemprov Jatim Santuni Keluarga Petugas Pemilu yang Meninggal Rp15 Juta
  • SOLOPOS.COM
    Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kiri) mendampingi Ketua KPU Jatim Choirul Anam (kanan) menyerahkan santunan kepada keluarga petugas Pemilu yang meninggal dunia, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/4/2019). (Antara-Didik Suhartono)

Pemprov Jatim Santuni Keluarga Petugas Pemilu yang Meninggal Rp15 Juta

Keluarga petugas penyelenggara pemilihan umum yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya pada proses pemilihan Umum 2019 mendapatkan santuan Rp15 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).
Diterbitkan Senin, 29/04/2019 - 14:05 WIB
oleh Solopos.com/Newswire,
2 mnt baca -

Madiunpos.com, SURABAYA -- Keluarga petugas penyelenggara pemilihan umum yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya pada proses pemilihan Umum 2019 mendapatkan santuan Rp15 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

"Atas nama pemprov dan rakyat Jatim, saya ucapkan bela sungkawa dan turut duka cita kepada keluarga petugas meninggal dunia," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela pemberian santunan di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat petang.

Khofifah memberikan santunan Rp15 juta per keluarga diwakili ahli waris, serta piagam penghargaan atas dedikasi mereka terhadap bangsa dan negara.

Untuk diketahui, di Jawa Timur, total 58 orang meninggal dunia dari sejumlah daerah, masing-masing 56 petugas yang terdiri atas enam anggota PPS, 27 anggota KPPS, 19 anggota Linmas, empat anggota kesekretariatan/panwas/petugas keamanan, serta dua anggota Polri.

Khofifah meminta pihak keluarga untuk tabah dan bersabar, sekaligus berdoa agar arwah mereka diterima di sisi Allah SWT.

"Semua yang kita cintai, sesungguhnya bukan milik kita dan akan kembali ke pemiliknya, yaitu Allah SWT. Semoga dosa-dosa almarhum diampuni dan kebaikannya dicatat sebagai amal ibadah," ucap mantan Menteri Sosial tersebut.

Sedangkan, bagi petugas yang sedang dirawat, ia telah berkoordinasi dengan rumah sakit di daerah agar dilayani sebaik-baiknya, bahkan jika ada yang harus dirujuk ke rumah sakit tipe A harus diakomodasi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim Choirul Anam juga mengucapkan duka cita yang mendalam terhadap keluarga petugas badan adhoc penyelenggara pemilu yang meninggal saat menjalankan tugasnya.

"Mereka semua orang baik. Patut kita berbangga karena mereka adalah pahlawan demokrasi. Kami ucapkan terima kasih kepada petugas-petugas di lapangan, bahkan sampai mengorbankan jiwa raganya. Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan sabar menghadapi cobaan ini," katanya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Editor : Rohmah Ermawati ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini