Pemkot Solo & Melati Suryodarmo Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2021

Pemkot Solo dan seniman kenamaan, Melati Suryodarmo meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2021 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pemkot Solo & Melati Suryodarmo Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2021
SOLOPOS.COM - Melati Suryodarmo. (Istimewa/Harry Hartantio)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan seniman kenamaan, Melati Suryodarmo, meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2021 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

PromosiPesantren Tak Cuma soal Ilmu Agama, Produksi Film Pun Bisa

Kepala Bidang Pelestarian Budaya Dinas Kebudayaan Solo, Iis Purwaningsih, kepada Solopos.com, Jumat (3/12/2021), mengatakan penghargaan untuk Solo merupakan kategori lembaga berdedikasi terhadap kebudayaan. Menurutnya, ini merupakan apresiasi bergengsi yang patut disyukuri.

Selain Solo, ada Kabupaten Badung, Bali, yang juga menerima penghargaan serupa. Keduanya berhak menerima plakat dan sertifikat. “Penghargaan ini sekali seumur hidup,” katanya.

Sementara, Melati menerima penghargaan kategori pelopor dan pembaru. Selain Melati, ada tiga seniman dan satu lembaga lainnya yang juga mendapat penghargaan serupa dari Anugerah Kebudayaan Indonesia. Mereka yakni perupa asal Jawa Barat, Hanafi, arsitek asal Yogyakarta, Eko Agus Prawoto, sastrawan Riau, Taufik Ikram Jamil.

Baca Juga: Kisah Guru Senior YPAC Solo, 30 Tahun Mengabdi Ditemani Kursi Roda

Selain itu juga Indonesia Visual Art Archive asal Yogyakarta untuk bidang arsip seni visual. Kelimanya berhak menerima pin, sertifikat, serta hadiah dalam bentuk uang. Melati merupakan seniman seni rupa pertunjukan progresif andalan Kota Solo.

Putri budayawan Suprapto Suryodarmo ini aktif berkesenian sejak kecil. Karyanya telah dipentaskan di dalam maupun luar negeri. Di antaranya Rindu, Bubble Jam, Tarung, The Promise, Boundaries That Lie, The Black Ball, dan The Seed.

Pameran Tunggal

November lalu Melati menggelar pertunjukan spesial di hari jadi keempat Museum Macan Singapura. Perayaan itu digelar bersamaan dengan pameran tunggal Why the Let Chicken Run? yang dibuka sejak Februari 2020 dan masih berlangsung sampai sekarang.

Dalam jumpa pers virtual, Melati Suryodarmo mengatakan pameran tunggalnya kali ini merupakan sebuah ujian mental. Hal itu karena setelah dibuka malah langsung diterpa pandemi.

Baca Juga: Amankan PPKM Level 3 Nataru, Begini Persiapan Polresta Solo

“Pameran ini sudah dibuka sejak akhir Februari 2020 dan masih berlangsung di Oktober sampai November 2021. Jadi sudah 1,5 tahun lebih pameran ini berlangsung dengan tanda petik ya,” kata Melati kala itu.

Anugerah Kebudayaan Indonesia merupakan penghargaan yang diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada individu, kelompok, dan atau lembaga. Khususnya kepada mereka yang berkontribusi, berprestasi dan berdedikasi tinggi terhadap upaya Pemajuan Kebudayaan mulai dari pelindungan, pengembangan, pembinaan, dan pemanfaatan Indonesia.

Program ini adalah bentuk komitmen pemerintah terhadap pemajuan kebudayaan dalam rangka pembangunan jati diri dan penguatan karakter bangsa Indonesia. Sebelumnya, sejumlah seniman Solo juga menerima penghargaan serupa. Mereka di antaranya maestro gamelan mendiang Rahayu Supanggah, dan penari Eko Supriyanto. Kemudian dua seniman muda Marvel Gracia dan Woro Mustiko Siwi.


Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago