Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Pemkot Semarang Pasang Alat Pendingin di Traffic Light, Ini Tujuannya

Pemkot Semarang berencana memasang alat spayer pendingin otomatis di beberapa titik di dekat lampu lalu lintas atau traffic light.
SHARE
Pemkot Semarang Pasang Alat Pendingin di Traffic Light, Ini Tujuannya
SOLOPOS.COM - Alat spayer pendingin otomatis terpampang di kompleks Balai Kota Semarang. Alat ini rencana juga akan dipasang di sejumlah traffic light. (Semarangpos.com-semarangkota.go.id)

Solopos.com, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana memasang alat spayer pendingin otomatis di beberapa titik di dekat lampu lalu lintas atau traffic light.

Tujuannya pemasangan alat pendingin ini tak lain untuk mengurangi gerah yang dialami pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor saat berhenti di traffic light. Selain itu, alat tersebut juga menjadi penghias taman karena lampu warna-warni yang akan menyala saat malam hari.

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan alat spayer pendingin otomatis ini nantinya akan dipasang satu unit di dekat traffic light yang ada di dekat Mal Paragon.

“Nanti dengan adanya alat ini pengendara jadi merasa adem saat berhenti di traffic light. Sekaligus bisa mempercantik taman. Karena lampunya menyala saat malam hari,” ujar Hendrar Prihadi karib disapa Hendi di Balai Kota Semarang, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: 40 Pekerja Bangunan Asal Jateng Telantar di Atambua

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali, mengatakan alat pendingin ini dipasang di taman dekat Mal Paragon. Selain itu alat pendingin ini nantinya juga dipasang di Kawasan Kota Lama.

Ia berharap alat tersebut bisa berfungsi dengan baik dan mengurangi suasana gerah saat cuaca panas bagi pengendara yang berhenti di traffic light.

“Kami memiliki anggaran sekitar Rp200 juta untuk pengadaan alat pendingin di Kota Semarang. Selain bisa bermanfaat bagi pengendara, alat ini juga berguna sebagai penghias taman,” tutur Ali.

Baca juga: Pakar ITB Sebut Pekalongan, Demak, & Semarang Bakal Tenggelam, Ini Penyebabnya Versi ESDM Jateng

Setelah alat ini dipasang, lanjut Ali, akan melihat perkembangan di lapangan. Jika masyarakat Semarang berkenan dan menerima keberadaan alat pendingin ini, pihaknya pun akan menindaklanjuti.

“Alat ini salah-satu karya inovasi dan kreativitas. Selain bisa mempercantik taman juga untuk mengurangi cuaca panas untuk masyarakat, khususnya pengendara motor,” pungkasnya.

 

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode