Pemkot Madiun Gelontorkan Rp4,7 Miliar untuk Lapak UMKM, Banyak Banget?

Pemerintah Kota Madiun bakal mengalokasikan anggaran Rp4,7 miliar untuk pengembangan dan penyempurnaan lapak UMKM yang ada di kelurahan.
SHARE
Pemkot Madiun Gelontorkan Rp4,7 Miliar untuk Lapak UMKM, Banyak Banget?
SOLOPOS.COM - Wali Kota Madiun, Maidi. (Istimewa/Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bakal mengalokasikan Rp4,7 miliar untuk pengembangan dan penyempurnaan lapak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tingkat kelurahan.

Setiap kelurahan di Madiun bakal mendapat anggaran berbeda-beda. Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan pengembangan lapak UMKM di kelurahan akan disempurnakan pada 2022.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Baca Juga : Pemkot Madiun Kembangkan Lapak UMKM di 27 Kelurahan

Pemkot telah menyiapkan anggaran miliaran rupiah untuk program ini. “Tahun ini kami gelontorkan lagi anggaran untuk lapak. Saya minta segera saja direalisasikan. Segera selesai, segera bisa dioptimalkan,” kata dia Kamis (27/1/2022).

Maidi menyampaikan besaran anggaran yang digelontorkan kepada masing-masing kelurahan berbeda sesuai usulan. Kecamatan Kartoharjo bakal mendapatkan Rp2 miliar, Kecamatan Taman Rp2,2 miliar, dan Kecamatan Manguharjo akan mendapatkan Rp485 juta.

Baca Juga : Ini Cara Pemkot Madiun Genjot Perekonomian Masyarakat di Tengah Pandemi

Kecamatan Manguharjo mendapatkan anggaran lebih kecil dibandingkan dua kecamatan lain. Hal ini karena penyempurnaan lapak UMKM kelurahan di Kecamatan Manguharjo sudah dioptimalkan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021.

Lebih lanjut, pemkot dua tahun terakhir telah menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk pembangunan lapak UMKM. Pada 2020, pemkot menganggarkan Rp7 miliar.

Baca Juga : Pemkab Karanganyar Sebar Etalase Produk UMKM di Kawasan Wisata

Kemudian, pada 2021, pemkot menganggarkan Rp10 miliar. Saat ini ada 27 lapak UMKM di seluruh kelurahan dengan konsep dan desain lapak berbeda-beda.

“Ada banyak yang ingin datang melihat lapak kami. Termasuk, Gubernur Jateng, Ganjar. Makanya segera dilaksankaan. Prinsipnya, lapak ini harus maksimal. Angaran kami cukupi. Pedagang juga harus maksimal memberikan pelayanan,” jelas Maidi.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago